Kabar besar datang dari panggung sepak bola Inggris setelah Mohamed Salah resmi menyudahi masa baktinya bersama Liverpool. Penyerang sayap yang telah menghabiskan waktu selama sembilan tahun di Stadion Anfield ini kini menyandang status bebas transfer, menandai akhir dari sebuah era keemasan bersama skuad The Reds.
Keputusan pemain berusia 34 tahun ini untuk hengkang langsung memicu spekulasi panas mengenai pelabuhan karier berikutnya. Melansir informasi dari Bola, Salah meninggalkan kompetisi kasta tertinggi Inggris tersebut dengan menyandang status terhormat sebagai salah satu legenda terbesar Premier League sepanjang masa.
Peluang Besar Menuju Liga Pro Arab Saudi
Langkah Salah setelah lepas dari Liverpool kini mengarah kuat ke Timur Tengah. Menurut sejumlah laporan dari talkSPORT, kapten Tim Nasional Mesir ini masuk dalam radar bidikan sekitar 50 pemain asing top dunia yang sedang diincar oleh para petinggi Liga Pro Arab Saudi untuk memperkuat pamor kompetisi domestik mereka.
Baca Juga
Ketertarikan dari klub kaya Arab Saudi sejatinya bukan hal baru bagi pemain depan andalan tersebut. Pada September 2023, klub raksasa Al Ittihad pernah melayangkan proposal transfer fantastis senilai 215 juta paun demi mengamankan jasanya. Dengan status bebas transfer yang kini disandang Salah, langkah negosiasi dari klub-klub Timur Tengah diperkirakan akan berjalan jauh lebih dinamis.
Ketertarikan dari Major League Soccer dan Kansas City
Selain tawaran menggiurkan dari Timur Tengah, kompetisi Major League Soccer (MLS) di Amerika Utara juga muncul sebagai salah satu opsi destinasi karier baru bagi Salah. Salah satu klub MLS yang dilaporkan menaruh minat serius untuk merekrutnya adalah Kansas City.
Kendati demikian, laporan internal dari talkSPORT mengklaim bahwa kans bagi penyerang sayap lincah tersebut untuk merumput di Amerika Serikat terhitung sangat kecil. Fokus dan prioritas Salah tampaknya masih tertuju pada opsi kompetisi lain yang menawarkan atmosfer persaingan serta prospek finansial yang berbeda.




