Juara Piala Dunia, Chelsea & Maresca Pecah? Ini Sebabnya!

Author Image

Ais Nurdin

18 Januari 2026, 03:29 WIB

Kabar mengejutkan datang dari Stamford Bridge pada malam pergantian tahun 2026. Chelsea dan Enzo Maresca resmi mengakhiri kerja sama mereka, sebuah keputusan yang sontak menggemparkan jagat sepak bola . Keputusan ini diambil pada Kamis (1/1) malam WIB, tepat di hari pertama .

Melalui pengumuman resmi di laman mereka, Chelsea mengkonfirmasi perpisahan dengan Maresca, juru taktik asal Italia berusia 45 tahun. Di bawah kepelatihannya, berhasil meraih dua gelar bergengsi: Liga Conference musim 2024/25 dan Antarklub edisi 2025.

Lantas, apa yang melatarbelakangi keputusan tak terduga ini?

Dalam rilis klub asal London tersebut, dijelaskan bahwa perpisahan ini didasari oleh target utama musim ini, yaitu lolos ke kompetisi Liga Champions. “Dengan tujuan kunci masih bermain di empat kompetisi termasuk kualifikasi Liga Champions, Enzo dan klub percaya bahwa perubahan akan memberikan tim kesempatan terbaik untuk mendapatkan musim kembali ke jalurnya,” demikian bunyi pernyataan resmi Chelsea.

Baca Juga :  Deschamps Sebut Spanyol Lebih Tertekan di Piala Dunia 2026

Hal ini mengindikasikan bahwa posisi Chelsea di saat ini, yang belum menembus untuk mengamankan tiket Liga Champions Eropa () musim depan, menjadi pertimbangan utama. Saat ini, Chelsea bertengger di peringkat kelima dengan mengoleksi 30 poin, terpaut tiga angka dari yang menduduki posisi terakhir zona .

Meski demikian, perjalanan musim ini masih menyisakan 19 pertandingan. Oleh karena itu, peluang untuk berlaga di Liga Champions musim depan masih terbuka lebar.

Bagaimana dengan kiprah Chelsea di kompetisi lain musim ini?

Di kancah Liga Champions, Chelsea masih kokoh berada di zona aman untuk lolos ke babak gugur. Bahkan, peluang untuk langsung melangkah ke masih sangat mungkin diraih.

Baca Juga :  Liverpool Bisa Jauhkan MU 2026, Lawan Leeds!

Saat ini, Chelsea mengumpulkan 10 poin, hanya berselisih dua angka dari Atletico yang menempati peringkat kedelapan, posisi terakhir untuk lolos langsung ke .

Fase liga di Liga Champions masih menyisakan dua pertandingan krusial. Hal ini membuka peluang bagi Chelsea untuk memperbaiki posisi di akhir. Setidaknya, mereka dapat berjuang untuk mendapatkan predikat unggulan pada babak playoff 16 besar jika berhasil finis di zona kualifikasi babak gugur.

Selain persaingan di Premier League dan Liga Champions, Chelsea juga masih berkompetisi di Piala Liga (). Tim asuhan Enzo Fernandez dkk ini berhasil menembus semifinal dan akan berhadapan dengan Arsenal. Sementara itu, di ajang , Chelsea baru akan memulai kiprahnya di putaran ketiga pada 10 Januari mendatang.

Baca Juga :  Viral! iPhone 13 Pro Bikin Pengguna Android Insecure, Segini Harganya

Meskipun demikian, keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengan Maresca sudah bulat. Ini menandai babak baru bagi Chelsea, yang kini telah dilatih oleh lima manajer berbeda – tidak termasuk interim – sejak Todd Boehly mengakuisisi klub dari tangan Roman Abramovich pada Mei 2022.

Sebelum Maresca, The Blues sempat ditangani oleh (hingga 7 September 2022), Graham Potter (8 September 2022 – 2 April 2023), Frank Lampard (sebagai pelatih interim, 6 April – 30 Juni 2023), dan Mauricio Pochettino (1 Juli 2023 – 21 Mei 2024).

Siapapun manajer baru yang akan menduduki kursi kepelatihan Chelsea, mereka akan langsung dihadapkan pada padat di bulan Januari 2026. Terdapat sembilan pertandingan yang harus dijalani di berbagai kompetisi. Beberapa di antaranya adalah duel melawan pada 5 Januari di , kemudian melawan Arsenal di Piala Liga pada 15 Januari, dan menghadapi di Liga Champions pada 29 Januari.

Related Post