Laris Manis! Samsung Galaxy S26 Cetak Rekor, Produksi Ditambah

Author Image

Mais Nurdin

11 Juli 2026, 23:51 WIB

Laris Manis! Samsung Galaxy S26 Cetak Rekor, Produksi Ditambah

Raksasa asal , , kembali mengukir prestasi gemilang lewat lini flagship terbarunya. Seri Galaxy S26 sukses mencatatkan rekor penjualan yang luar biasa di pasar global dan domestik. Lonjakan permintaan yang sangat tinggi ini memaksa Samsung untuk segera mengambil langkah taktis dengan menggenjot kapasitas produksi demi memenuhi kebutuhan konsumen yang terus membeludak.

Antusiasme pasar yang luar biasa besar ini membuktikan bahwa inovasi yang dihadirkan dalam lini ponsel pintar kelas atas tersebut sangat diminati. Sejak pertama kali diperkenalkan, seri flagship ini terus mendominasi perbincangan dan langsung menjadi primadona baru di industri global, khususnya bagi para pencinta yang menginginkan spesifikasi premium.

Penjualan Galaxy S26 Series Tembus 3 Juta Unit dalam Waktu Singkat

Berdasarkan laporan terbaru dari , Samsung berhasil membukukan penjualan sebanyak 3 juta unit untuk di negara asalnya hanya dalam kurun waktu 118 hari. Pencapaian luar biasa ini diraih dalam waktu kurang dari empat bulan sejak perangkat tersebut resmi meluncur ke pasaran. Dari total angka penjualan tersebut, varian tertinggi yaitu Galaxy menjadi kontributor terbesar dengan menyumbang hingga 70 persen dari total pemesanan awal ().

Jika kita bandingkan dengan generasi pendahulunya, performa penjualan generasi terbaru ini menunjukkan lompatan yang sangat signifikan. Sebagai gambaran, seri Galaxy S25 sebelumnya membutuhkan waktu hingga awal Agustus atau sekitar enam bulan setelah peluncuran untuk bisa menyentuh angka penjualan 3 juta unit. Sementara itu, seri Galaxy S24 justru membutuhkan waktu yang lebih lama lagi, yakni dua bulan lebih lambat dibandingkan Galaxy S25 untuk mencapai target penjualan yang sama.

Rekor Baru Sejak Masa Pre-Order

Awal perjalanan seri Galaxy S26 di pasar Korea Selatan memang sudah menunjukkan tanda-tanda kesuksesan besar. Hanya dalam waktu tujuh hari setelah keran pemesanan awal dibuka, perangkat ini langsung mencetak angka penjualan fantastis sebesar 1,35 juta unit. Angka ini berhasil melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Galaxy S25 series dengan 1,3 juta unit, padahal model terdahulu tersebut memiliki masa pre-order yang lebih panjang, yaitu selama 11 hari.

Baca Juga :  Xiaomi 17 Air Batal, Era Ponsel Super Tipis Tamat?

Keberhasilan komersial ini juga memberikan dampak positif yang sangat signifikan terhadap roda perekonomian Korea Selatan. Data dari Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan menunjukkan bahwa nilai ekspor perangkat komunikasi nirkabel pada semester pertama tahun 2026 berhasil menyentuh angka USD 9,9 miliar. Nilai ekspor tersebut mengalami kenaikan yang sangat pesat sebesar 31,5 persen jika dibandingkan dengan periode paruh pertama tahun 2025.

“Ekspor mencatat pertumbuhan positif dibandingkan semester pertama tahun sebelumnya, terutama pada produk jadi, karena penjualan yang kuat dari yang dirilis pada kuartal pertama,” jelas perwakilan Kementerian Perdagangan, Industri, dan Energi Korea Selatan seperti dikutip dari GSM Arena pada Sabtu (11/7/2026).

Samsung Tambah Kapasitas Produksi Bulan Juli

Menyikapi tingginya gelombang permintaan yang terus mengalir, Samsung memutuskan untuk meningkatkan volume produksi Galaxy S26 series. Laporan dari ETNews menyebutkan bahwa raksasa teknologi ini menambah target produksi untuk bulan Juli dari yang semula hanya 1 juta unit kini ditingkatkan menjadi 1,5 juta unit. Penambahan pasokan ini disiapkan baik untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik Korea Selatan maupun untuk didistribusikan ke pasar global.

Baca Juga :  Cara Menonton Semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol di HP

Pengamat industri menilai ada beberapa faktor utama yang memicu lonjakan permintaan yang masif ini. Kombinasi antara program promosi agresif yang digelar oleh Samsung serta beredarnya rumor mengenai potensi kenaikan harga pada generasi berikutnya, yaitu Galaxy S27 series, ditengarai menjadi pemicu utama konsumen berbondong-bondong membeli model saat ini. Rumor kenaikan harga pada masa depan tersebut dipicu oleh harga komponen memori yang diperkirakan bakal semakin mahal.

Dampak langsung dari fenomena ini adalah terjadinya lonjakan transaksi hingga tiga kali lipat melalui situs resmi Samsung serta berbagai platform pasar terbuka (open market). Tingginya animo pembeli ini pada akhirnya berimbas pada masa tunggu pengiriman barang yang menjadi lebih lama. Konsumen yang memesan varian tertinggi, yakni Galaxy , bahkan harus bersabar karena pengiriman unit terpaksa diundur hingga bulan Agustus.

Artikel ini disadur dan ditulis ulang. Sumber: inet.detik.com

Related Post