China Susul SpaceX, Berhasil Daratkan Roket yang Bisa Dipakai Lagi

Author Image

Mais Nurdin

12 Juli 2026, 00:00 WIB

China Susul SpaceX, Berhasil Daratkan Roket yang Bisa Dipakai Lagi

Industri luar angkasa global kembali mencatatkan sejarah baru yang sangat signifikan. China kini resmi menyejajarkan posisinya dengan dalam penguasaan antariksa mutakhir. Negara Tirai Bambu tersebut berhasil mencatatkan pencapaian luar biasa dengan mendaratkan kembali booster (pendorong) roket yang telah diluncurkan agar dapat digunakan kembali di masa depan.

Keberhasilan ini menandai babak baru dalam efisiensi misi luar angkasa global. Selama ini, teknologi roket yang dapat digunakan kembali () didominasi oleh perusahaan swasta asal , . Kini, China menyusul pencapaian tersebut dan membuktikan bahwa mereka memiliki kapasitas teknologi yang setara untuk menekan biaya peluncuran wahana antariksa.

Baca Juga :  Xiaomi 17 Air Batal, Era Ponsel Super Tipis Tamat?

Menjadi Negara Kedua Setelah Amerika Serikat

Melalui pencapaian terbaru ini, China resmi menjadi negara kedua di dunia yang sukses menguasai teknologi pendaratan kembali booster roket untuk digunakan kembali. Langkah besar ini membawa China masuk ke dalam jajaran elit teknologi antariksa, bersanding dengan pencapaian yang sebelumnya hanya bisa dilakukan oleh Amerika Serikat.

Sebelum keberhasilan China, menjadi satu-satunya pihak yang berhasil memelopori dan menerapkan teknologi pendaratan roket ini secara komersial. Perusahaan antariksa asal Amerika Serikat tersebut tercatat telah berhasil melakukan pendaratan booster roket untuk pertama kalinya pada tahun 2015 silam.

Era Baru Efisiensi Misi Luar Angkasa

Kemampuan mendaratkan kembali komponen pendorong roket merupakan salah satu pencapaian tersulit dalam dunia rekayasa antariksa modern. Dengan keberhasilan China menyusul langkah historis SpaceX sejak 2015 tersebut, lanskap eksplorasi luar angkasa dipastikan akan mengalami perubahan besar.

Baca Juga :  Samsung Galaxy S25 FE: Flagship Canggih dengan Harga Terjangkau Rp9 Jutaan!

Penggunaan kembali booster roket ini berfungsi krusial untuk memangkas anggaran peluncuran secara drastis. Dibandingkan membiarkan komponen roket hancur setelah sekali pakai, keberhasilan mendaratkan kembali teknologi ini memungkinkan proses peluncuran berikutnya menjadi jauh lebih murah dan efisien bagi kedua negara pionir ini.

Related Post