Kepergian Xabi Alonso sebagai pelatih Real Madrid meninggalkan kesan mendalam bagi para pemain, terutama Kylian Mbappe. Meski masa kepelatihan Alonso hanya berlangsung selama delapan bulan, Mbappe menyampaikan rasa terima kasihnya secara terbuka lewat unggahan di Instagram. Penyerang asal Prancis itu mengapresiasi ilmu yang diberikan dan kepercayaan penuh yang diterimanya sejak hari pertama bersama Alonso.
Situasi di Real Madrid memang tengah tidak stabil sejak pergantian pelatih. Kekalahan 2-3 dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol menjadi titik balik yang membuat manajemen memutuskan untuk melepas Alonso. Posisi pelatih kemudian diisi oleh Alvaro Arbeloa sebagai pengganti sementara.
Alasan Pemecatan Xabi Alonso dari Real Madrid
Xabi Alonso harus mengakhiri kiprahnya sebagai pelatih Real Madrid setelah tim menampilkan performa yang menurun. Selain kekalahan dalam laga penting melawan Barcelona, Los Blancos saat ini berada di posisi kedua klasemen LaLiga dengan selisih empat poin dari sang rival.
Baca Juga
Manajemen klub juga menilai Alonso kurang mampu mengendalikan dinamika ruang ganti. Konflik internal, terutama dengan pemain seperti Vinicius Jr., menjadi sorotan. Ketidakmampuan Alonso meredam ego besar para bintang Madrid dianggap sebagai salah satu faktor utama pemecatannya.
Hubungan Mbappe dan Alonso di Lapangan
Meski Alonso mengalami banyak tekanan, Kylian Mbappe justru menjadi sosok utama dalam strategi pelatih asal Spanyol itu. Mbappe tampil gemilang dengan mencetak 29 gol dari 25 pertandingan di berbagai kompetisi musim ini, menjadi andalan lini depan Madrid.
Mbappe mengaku bangga dan merasa terhormat bisa belajar langsung dari Alonso. Ia menulis dalam Instagram Story, mengapresiasi kejelasan ide dan wawasan luas Alonso tentang sepak bola. Mbappe juga berharap yang terbaik untuk perjalanan karier Alonso selanjutnya.
Kontroversi di Balik Kepemimpinan Alonso
Selain masalah performa, Alonso juga disorot karena insiden yang melibatkan Mbappe saat final Piala Super Spanyol. Saat Barcelona mengangkat trofi, Mbappe terlihat meninggalkan lapangan lebih awal atas perintah Alonso, yang kemudian menjadi bahan perbincangan media dan fans.
Konflik tersembunyi antara Alonso dan beberapa pemain, termasuk Vinicius Jr., semakin memperkuat kesan bahwa Alonso kehilangan kontrol atas ruang ganti, sebuah hal krusial dalam menjaga keharmonisan tim di klub sebesar Real Madrid.
Pengaruh Alonso terhadap Performa Mbappe
Walau singkat, masa latihan bersama Alonso memberikan dampak positif bagi Mbappe. Kepercayaan yang diberikan kepada Mbappe membuatnya tampil lebih percaya diri dan produktif di lapangan. Hal ini terlihat dari statistik gol dan kontribusinya dalam pertandingan besar.
Mbappe menyebut bakat mencetak gol adalah sesuatu yang alamiah baginya, namun bimbingan Alonso memperkuat kemampuannya. Ini menjadi contoh bagaimana pelatih yang tepat dapat mengasah potensi pemain bintang.
Langkah Selanjutnya untuk Real Madrid dan Mbappe
Dengan pergantian pelatih, Real Madrid diharapkan bisa segera bangkit dan mengejar ketertinggalan dari Barcelona di LaLiga. Penunjukan Alvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara membuka babak baru yang penuh tantangan.
Bagi Mbappe, adaptasi bersama pelatih baru menjadi kunci agar performa tetap konsisten. Mengingat kontribusinya yang besar, peran Mbappe akan sangat menentukan perjalanan Madrid musim ini.
Kesimpulan dan Harapan untuk Masa Depan
Kisah singkat antara Mbappe dan Alonso memberikan pelajaran penting tentang pentingnya kepercayaan dan komunikasi dalam tim sepak bola. Meskipun Alonso harus meninggalkan Madrid, pengaruh positifnya terhadap Mbappe dan beberapa pemain lain tidak bisa diabaikan.
Mbappe sendiri menunjukkan sikap profesional dan menghargai masa kerjanya bersama Alonso. Harapan terbaik pun disampaikan untuk Alonso, semoga sukses di perjalanan kariernya selanjutnya.




