Suasana euforia perayaan gelar juara Barcelona baru-baru ini mendadak tegang. Salah satu bintang muda yang sedang naik daun, Lamine Yamal, tanpa disangka-sangka justru memantik kontroversi global yang melibatkan isu sensitif geopolitik.
Momen kebahagiaan para penggemar Barcelona seketika dibayangi kritik pedas setelah Yamal terlihat membawa bendera Palestina dalam pawai kemenangan timnya. Aksi pemain berusia 18 tahun ini segera menjadi sorotan, melampaui batas lapangan hijau dan merembet ke ranah diplomatik.
Pihak Israel, melalui Menteri Pertahanan mereka, melontarkan kecaman keras atas tindakan Yamal tersebut. Mereka secara terbuka menyatakan bahwa gestur bintang muda tersebut dianggap sebagai provokasi yang berpotensi menyulut bibit-bibit kebencian.
Baca Juga
Insiden ini menambah panjang daftar kasus di mana isu politik Timur Tengah merembet ke ranah olahraga internasional, menunjukkan betapa sensitif dan kompleksnya persoalan ini di mata dunia, bahkan dalam konteks perayaan olahraga.




