Dunia teknologi kecerdasan buatan (AI) tengah bergejolak menyusul pengumuman kontroversial dari OpenAI. Perusahaan pengembang ChatGPT ini resmi menjalin kerja sama dengan Departemen Pertahanan Amerika Serikat, sebuah langkah yang segera memicu gelombang protes besar-besaran di kalangan penggunanya.
Keputusan krusial ini sontak menyulut kemarahan publik, membanjiri platform media sosial seperti X (sebelumnya Twitter) dan Reddit dengan seruan tegas ‘Cancel ChatGPT‘. Momentum ini tidak hanya berhenti pada protes verbal; sebagian besar pengguna kini ramai-ramai beralih mencari alternatif, menjadikan Claude dari Anthropic sebagai pilihan utama mereka.
Dampak dari reaksi negatif ini begitu terasa. Layanan AI Claude, besutan perusahaan Anthropic, kini melesat ke puncak daftar aplikasi terpopuler di App Store. Pergeseran loyalitas pengguna ini menandai sebuah fenomena menarik, di mana etika dan prinsip penggunaan AI menjadi pertimbangan utama dalam memilih platform.
Baca Juga
CEO OpenAI, Sam Altman, adalah sosok yang mengumumkan secara langsung kemitraan strategis dengan Departemen Pertahanan AS tersebut. Pernyataan ini menjadi pemicu utama gejolak yang kini tengah dihadapi oleh salah satu raksasa AI dunia itu.




