Polytron, yang sebelumnya dikenal dengan produk elektronik rumah tangganya, kini serius memasuki pasar mobil listrik Indonesia. Perusahaan ini telah resmi meluncurkan dua model mobil listrik terbarunya, yaitu G3 dan G3+, sebagai langkah awal dalam industri otomotif yang sedang berkembang pesat.
Peluncuran ini menandai diversifikasi signifikan Polytron ke sektor transportasi. Dengan pengalaman di pasar sepeda motor listrik, Polytron bertujuan untuk menawarkan solusi mobilitas ramah lingkungan yang terjangkau bagi konsumen Indonesia. Kedua mobil listrik ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya mengurangi emisi karbon di Tanah Air.
Peluncuran dan Harga Mobil Listrik Polytron G3 dan G3+
Mobil listrik Polytron G3 dan G3+ resmi diperkenalkan pada awal Mei 2025. Kedua model ini dirancang untuk menarik minat konsumen yang mencari kendaraan listrik dengan harga kompetitif. Model G3 dan G3+ ini dikategorikan sebagai sport utility vehicle (SUV).
Baca Juga
Harga yang ditawarkan untuk kedua model ini sangat menarik. Polytron membanderol mobil ini mulai dari Rp299 juta. Penawaran harga ini diharapkan dapat membuat mobil listrik lebih mudah dijangkau oleh masyarakat luas.
Skema Pembelian: Buy to Own vs Battery-as-a-Service
Polytron menawarkan dua skema pembelian untuk G3 dan G3+, yaitu “Buy to Own” dan “Battery-as-a-Service” (BaaS). Pilihan ini memberikan fleksibilitas kepada konsumen dalam memilih cara kepemilikan yang paling sesuai dengan kebutuhan dan anggaran mereka.
Buy to Own
Dalam skema “Buy to Own,” konsumen membeli mobil beserta baterainya. Skema ini cocok untuk mereka yang ingin memiliki sepenuhnya kendaraan listrik mereka. Konsumen yang memilih skema ini akan mendapatkan garansi baterai selama 8 tahun, garansi kendaraan 5 tahun, serta jaminan nilai jual kembali sebesar 70 persen setelah 3 tahun.
Battery-as-a-Service (BaaS)
Skema “Battery-as-a-Service” (BaaS) memungkinkan konsumen memiliki mobil tanpa membeli baterai di awal. Baterai disewa secara terpisah, yang dapat mengurangi biaya awal pembelian. Skema BaaS menawarkan biaya yang lebih ringan di awal. Untuk Polytron G3 dengan skema ini dibanderol mulai Rp299 juta on the road (OTR) Jakarta, sedangkan G3+ Rp339 juta. Konsumen yang memilih skema ini akan mendapatkan garansi baterai seumur hidup selama masa sewa.
Spesifikasi Teknis Polytron G3 dan G3+
Kedua model ini menawarkan performa yang menjanjikan. Mobil ini diklaim mampu mencapai kecepatan tertinggi 150 km/jam. Jarak tempuh yang bisa dicapai mencapai 402 kilometer berdasarkan standar CLTC. Mobil ini dibekali dengan motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi 320 Nm.
Baterai yang digunakan adalah jenis lithium ferro phosphate (LFP), yang dikenal lebih tahan lama. Proses pengisian daya baterai dari 20% hingga 80% diklaim hanya membutuhkan waktu 35 menit.
Skema Cicilan Melalui e-commerce
Polytron menggandeng Blibli untuk penjualan mobil G3 dan G3+. Konsumen dapat memesan mobil listrik ini melalui platform e-commerce tersebut. Ini memudahkan konsumen dalam melakukan pembelian dan pembayaran.
Skema cicilan kartu kredit untuk Battery-as-a-Service (BaaS) tersedia. Berikut adalah simulasi cicilan yang ditawarkan:
- 3 bulan: sekitar Rp115.825.000
- 6 bulan: sekitar Rp58.477.500
- 9 bulan: sekitar Rp39.361.667
- 12 bulan: sekitar Rp29.945.000
- 18 bulan: sekitar Rp20.340.000
- 24 bulan: sekitar Rp15.537.500




