Fujifilm Instax Mini Evo: Gaya Super 8 Nostalgia Kini di Tanganmu!

Author Image

Ais Nurdin

20 Januari 2026, 15:36 WIB

Fujifilm bersiap memperkenalkan inovasi terbaru di pasar Jepang dengan kehadiran kamera instan hibrida, instax mini Evo Cinema. Produk ini tampil memukau dengan desain yang sengaja mengadopsi nuansa nostalgia, terinspirasi dari kamera film Super 8 yang legendaris. Kemunculan kamera ini diharapkan dapat membangkitkan kembali pesona era sinema klasik melalui sentuhan teknologi masa kini.

Instax mini Evo Cinema menawarkan pengalaman unik yang menggabungkan kehangatan fotografi analog dengan kepraktisan digital. Kamera ini tidak hanya mampu mencetak foto instan layaknya pendahulunya, tetapi juga dibekali kemampuan merekam video vertikal dengan durasi hingga 15 detik. Fitur perekaman video ini menjadi nilai tambah yang jarang ditemui pada kamera instan konvensional, membuka potensi kreasi yang lebih luas bagi penggunanya.

Salah satu fitur paling menarik dari instax mini Evo Cinema adalah integrasi kode QR yang tercetak pada sudut setiap foto. Kode QR ini berfungsi sebagai gerbang digital yang menghubungkan hasil cetak fisik dengan konten video yang terekam bersamanya. Dengan memindai kode QR tersebut menggunakan smartphone, pengguna dapat langsung menyaksikan kembali momen video pendek yang menyertai foto, menciptakan jembatan mulus antara pengalaman mencetak dan digital.

Lebih dari sekadar kamera, instax mini Evo Cinema juga dapat bertransformasi menjadi printer portabel yang canggih. Melalui aplikasi khusus yang terhubung ke smartphone, pengguna memiliki keleluasaan untuk mengirimkan foto-foto dari galeri ponsel mereka untuk dicetak. Keunggulan lainnya adalah kemampuan mencetak dengan sentuhan efek visual khas film klasik, memberikan nuansa retro yang otentik pada setiap hasil cetak.

Dari sisi desain, Fujifilm menyematkan sentuhan ergonomis melalui tombol putar melingkar yang terpasang pada bodi kamera. Tombol ini memberikan kontrol penuh kepada pengguna dalam menjelajahi dan memilih beragam filter visual. Filter-filter ini dirancang khusus untuk merepresentasikan gaya visual dari berbagai era, mulai dari dekade 1930-an hingga tahun 2020-an, memungkinkan setiap foto memiliki karakter temporal yang khas.

Secara resmi, Fujifilm mengumumkan bahwa instax mini Evo Cinema dijadwalkan untuk diluncurkan di Jepang pada tanggal 30 Januari 2026. Hingga saat ini, detail mengenai harga resmi serta rencana peluncuran global untuk kamera instan hibrida ini masih belum diumumkan oleh pihak Fujifilm.

Karakteristik Desain dan Fungsionalitas

Inspirasi Desain Nostalgia

Kamera instan hibrida terbaru dari Fujifilm, instax mini Evo Cinema, mengusung desain yang kental dengan nuansa nostalgia. Inspirasinya datang dari kamera film Super 8, sebuah ikon visual yang sangat identik dengan era sinema klasik.

Perpaduan Analog dan Digital

instax mini Evo Cinema berhasil memadukan pesona analog dengan kecanggihan teknologi digital masa kini. Selain fungsi utamanya sebagai pencetak foto instan, kamera ini juga menawarkan fitur perekaman video vertikal.

Fitur Unggulan Instax Mini Evo Cinema

Rekaman Video Vertikal Inovatif

Salah satu keunggulan yang membedakan instax mini Evo Cinema adalah kemampuannya mendukung perekaman video vertikal. Durasi video yang dapat direkam mencapai 15 detik, sebuah fitur yang relatif jarang ditemukan pada kamera instan.

Integrasi Kode QR untuk Konten Digital

Keunikan lain dari kamera ini terletak pada penggunaan kode QR yang dicetak pada sudut foto. Kode ini memungkinkan pengguna untuk memindai dan langsung menonton video pendek yang direkam bersamaan dengan foto tersebut melalui ponsel mereka.

Fungsi Printer Portabel

instax mini Evo Cinema juga dapat difungsikan sebagai printer portabel. Melalui aplikasi khusus yang terintegrasi dengan smartphone, pengguna dapat mengirimkan foto dari ponsel untuk dicetak dengan berbagai efek visual khas film klasik.

Tombol Putar untuk Pemilihan Filter Visual

Dari sisi desain, Fujifilm menyematkan tombol putar melingkar di bodi kamera. Tombol ini memberikan kemudahan bagi pengguna untuk memilih berbagai filter visual yang dapat merepresentasikan gaya era tertentu, mulai dari tahun 1930-an hingga 2020-an.

Jadwal Peluncuran

instax mini Evo Cinema dijadwalkan untuk diluncurkan di Jepang pada tanggal 30 Januari 2026. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai harga maupun rencana peluncuran global dari Fujifilm.

Related Post