AMSI Tegaskan Kedaulatan Digital Indonesia di Panggung Global Indonesia Digital Conference 2025

Author Image

Ais Nurdin

17 Januari 2026, 00:30 WIB

Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) kembali menggelar Indonesia Digital Conference (IDC) 2025, sebuah forum tahunan yang kini menjadi tolok ukur diskusi digital nasional. Acara bergengsi ini akan diselenggarakan di The Hub Epicentrum, Jakarta Selatan, pada 22-23 Oktober 2025, dengan mengusung tema besar “Sovereign AI: Menuju Kemandirian Digital”.

Tema ini secara khusus menyoroti urgensi kedaulatan dan kemandirian digital bagi seluruh industri media nasional. Hal ini menjadi krusial di tengah derasnya gelombang transformasi yang didorong oleh kecerdasan buatan (AI). AMSI menekankan bahwa penguasaan teknologi AI adalah langkah strategis untuk menjaga kedaulatan informasi dan keberlanjutan industri media di Indonesia.

Acara IDC 2025 akan menghadirkan dua tokoh penting dari pemerintahan sebagai pembicara utama. Mereka adalah Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, dan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria. Kedua tokoh ini diharapkan dapat memaparkan arah kebijakan pemerintah dalam upaya membangun ekosistem digital yang berdaulat dan beretika di era perkembangan AI yang pesat.

Selain itu, dalam momen ini, AMSI juga akan menyuarakan dukungan simbolisnya terhadap revisi Undang-Undang Hak Cipta serta Proposal Indonesia untuk Copyright & Digital Environment. Hal ini menunjukkan komitmen AMSI dalam memperjuangkan hak dan kepastian hukum bagi industri kreatif digital di Indonesia.

IDC 2025 tidak hanya menjadi panggung bagi para pemangku kepentingan pemerintahan, tetapi juga akan menghadirkan para pemimpin industri dari berbagai sektor. Kehadiran mereka akan memperkaya diskusi dan memberikan perspektif yang beragam mengenai tantangan dan peluang di era digital.

Para pemimpin industri yang akan menjadi pembicara antara lain:

  • Martin Hartono – CEO GDP Venture
  • Willson Cuaca – Co-Founder & Managing Partner East Ventures
  • Angela Tanoesoedibjo – CEO iNews Media Group
  • Anggini Setiawan – Communications Director TikTok Indonesia
  • Arya Dwi Paramita – Corporate Secretary PT Pertamina (Persero)
  • Erik Somba – CEO Valid News
  • Qaris Tajudin – Direktur Tempo Institute
  • Dwi Eko Lokononto – CEO Berita Jatim
  • Hana Novitriani – Vice President ICE IDN Media
  • Selama dua hari pelaksanaan, para pembicara akan mengupas tuntas berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi industri digital di era dominasi kecerdasan buatan. Diskusi ini diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam bagi para peserta.

    Ketua Umum AMSI, Wahyu Dhyatmika, menjelaskan alasan di balik pemilihan tema kedaulatan AI untuk Indonesia Digital Conference tahun ini. Menurutnya, pemahaman mendalam mengenai kunci untuk bertahan dari disrupsi teknologi ini sangat penting bagi seluruh pemangku kepentingan industri.

    “Tanpa kedaulatan AI, semua sektor industri dan bisnis kita, terutama ekosistem informasi dan media, bisa mengalami krisis eksistensial,” tegas Wahyu Dhyatmika. Pernyataan ini menyoroti betapa krusialnya isu kedaulatan AI bagi masa depan industri media.

    Perkembangan AI memang membawa risiko disrupsi yang signifikan bagi industri media. Namun, di sisi lain, AI juga membuka peluang bisnis dan inovasi baru yang belum pernah terbayangkan sebelumnya.

    Media berbasis digital dituntut untuk mampu beradaptasi dengan cepat. Peningkatan kinerja organisasi menjadi keharusan, sembari tetap menjaga prinsip kredibilitas, akuntabilitas, dan transparansi. Tujuannya adalah untuk menciptakan ekosistem digital yang inklusif dan demokratis bagi semua pihak.

    Ketua Panitia Indonesia Digital Conference 2025, Ismoko Widjaya, menyoroti kondisi bisnis industri media digital saat ini yang sangat menantang. Berbagai isu seperti disrupsi AI, perubahan algoritma yang cepat, hingga gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) menjadi sorotan utama.

    Ismoko Widjaya menyatakan bahwa Indonesia Digital Conference (IDC 2025) dengan tema “Sovereign AI: Menuju Kemandirian Digital” telah mengumpulkan narasumber-narasumber yang sangat ahli dan merupakan pemimpin pasar di industri masing-masing.

    “Semoga dengan hadirnya IDC AMSI 2025 dapat memberikan angin segar, solusi, sekaligus harapan bagi industri media digital agar tak cuma bisa bertahan di industri ini tapi juga bisa tumbuh dan berkelanjutan,” ujar Ismoko Widjaya.

    IDC 2025 juga akan menyajikan sesi-sesi yang memberikan pemahaman praktis bagi para pelaku media. Sesi ini akan membahas strategi-strategi penting, termasuk cara mendapatkan pendanaan dan menemukan model bisnis baru yang berkelanjutan di era digital yang terus berubah.

    Selain rangkaian diskusi panel yang informatif, hari kedua IDC 2025 akan diisi dengan workshop tematik. Workshop ini dirancang untuk mempertemukan media arus utama (mainstream) dan media baru (new media). Tujuannya adalah untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kapasitas kedua jenis media tersebut dalam menghadapi lanskap digital yang dinamis.

    Sebagai penutup rangkaian kegiatan akbar ini, AMSI akan menganugerahkan AMSI Award 2025. Penghargaan ini diberikan kepada media-media yang menunjukkan komitmen tinggi dalam berinovasi dan menjaga kualitas jurnalisme di tengah gempuran disrupsi teknologi.

    Acara IDC dan AMSI Awards 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Media Siber Indonesia ini mendapatkan dukungan signifikan dari berbagai pihak. Para mitra strategis ini menunjukkan kepedulian mereka terhadap perkembangan industri media digital di Indonesia.

    Dukungan datang dari PT Astra International Tbk, Djarum Foundation, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., PT Pertamina (Persero), PT Harita Nickel, PT AlamTri Resources Indonesia Tbk., serta PT Telkom Indonesia Tbk.

    Selain itu, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk., PT Indofood Sukses Makmur, Mining Industry Indonesia atau MIND ID, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero), PT Merdeka Copper Gold Tbk., PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Indosat Tbk., dan PT Bank Syariah Indonesia Tbk. turut memberikan kontribusi dalam menyukseskan gelaran akbar ini.

    Related Post