BODØ, Norwegia – Manchester City menelan pil pahit kekalahan beruntun setelah takluk di tangan FK Bodø/Glimt dalam laga lanjutan Liga Champions. Juru taktik The Citizens, Pep Guardiola, segera mendesak anak asuhnya untuk tidak terlalu larut dalam kekecewaan dan fokus penuh pada pertandingan berikutnya.
Bertandang ke Aspmyra Stadion, Norwegia, Manchester City dipaksa mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor telak 1-3 pada pertandingan Matchday 7 fase liga Champions. Hasil ini menambah panjang catatan minor bagi skuad asuhan Guardiola, mengingat pada akhir pekan sebelumnya, mereka juga takluk dalam laga derbi melawan Manchester United.
Dwigol Kasper Høgh Hancurkan Man City
Dalam laga yang digelar pada Rabu (21/1) dini hari WIB tersebut, Man City sejatinya sempat mengambil inisiatif serangan. Namun, solidnya pertahanan Bodø/Glimt yang dinakhodai pelatih Kjetil Knutsen terbukti merepotkan barisan depan The Citizens, termasuk striker andalan, Erling Haaland.
Baca Juga
Tuan rumah justru mencuri keunggulan lewat dwigol cepat dari Kasper Høgh. Høgh mencetak gol pertama pada menit ke-22 dan hanya berselang dua menit, ia kembali menggandakan keunggulan timnya, memanfaatkan kesalahan fatal lini belakang City. Penderitaan Man City kian bertambah setelah Jens Petter Hauge mencetak gol ketiga pada menit ke-58, mengubah skor menjadi 3-0.
City sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Rayan Cherki dua menit berselang. Namun, harapan untuk bangkit pupus setelah gelandang bertahan Rodri diusir dari lapangan karena menerima kartu kuning kedua di menit ke-62, memaksa City bermain dengan 10 pemain hingga peluit panjang dibunyikan. Pemain muda seperti Nico O’Reilly sempat memberikan tekanan, namun tidak cukup untuk mengubah hasil akhir.
Pep Guardiola Akui Timnya ‘Rapuh’ dan Mendesak Fokus ke Laga Berikutnya
Menyikapi kekalahan mengejutkan ini, Pep Guardiola tidak menampik bahwa timnya berada dalam periode sulit. Ia mengakui bahwa saat ini timnya sedikit ‘rapuh’ di tengah badai cedera yang menimpa beberapa pemain kunci.
“Ini adalah periode yang berat dalam hal hasil dan segalanya tidak berjalan seperti harapan kami. Kami harus melangkah ke depan,” ujar Guardiola pasca pertandingan. Juru taktik asal Spanyol itu juga memberikan pujian kepada Bodø/Glimt, yang dianggapnya sebagai tim yang luar biasa dan terorganisir dengan baik secara defensif.
Guardiola menekankan bahwa satu-satunya cara untuk keluar dari situasi ini adalah dengan segera melupakan hasil buruk di Norwegia dan mengalihkan perhatian ke tantangan berikutnya.
“Berpikir soal pertandingan berikutnya adalah yang harus kami lakukan. Kami harus segera kembali. Hasil sejak 2025 tidak bagus, baik di Premier League maupun hari ini,” tegas Guardiola, merujuk pada rentetan hasil buruk yang dimulai dengan kekalahan dari Manchester United dan beberapa hasil imbang di liga domestik.
Manchester City, yang saat ini masih menduduki posisi keempat di klasemen sementara Liga Champions UEFA, harus segera berbenah. Mereka dijadwalkan akan menghadapi Wolverhampton Wanderers di ajang Premier League pada akhir pekan, sebelum kembali bertarung di kancah Eropa melawan Galatasaray.




