Jakarta – Duel sengit di luar lapangan tersaji antara dua legenda sepak bola, Didier Drogba dan Thierry Henry. Taruhan mereka, terkait rekor pertahanan kokoh, berujung pada tawa riang Drogba. Arsenal, yang diharapkan Henry mampu memecahkan rekor kebobolan paling sedikit Chelsea, justru gagal memenuhi ekspektasi.
Awal musim ini, publik sepak bola dibuat penasaran dengan solidnya pertahanan Arsenal di Liga Inggris. Namun, seiring berjalannya waktu, gawang “The Gunners” mulai lebih mudah ditembus lawan. Hal ini menjadi bahan perbincangan hangat antara Drogba dan Henry, yang kemudian berujung pada sebuah taruhan menarik.
Seperti yang dilaporkan Daily Mail, persaingan sengit antara Drogba, sang legenda Chelsea, dan Henry, sang ikon Arsenal, bukan hanya terjadi di lapangan hijau. Keduanya sepakat bertaruh, dengan konsekuensi yang tak kalah seru: mengenakan jersey tim rival!
Baca Juga
“Jika Arsenal memenangkan liga…,” Drogba membuka percakapan, mengisyaratkan kemungkinan Arsenal meraih gelar juara.
“Terlalu banyak kata ‘jika’, ‘jika’, dan ‘jika’,” balas Henry, menyanggah.
“Begini saja, apa yang akan kamu lakukan jika Arsenal memecahkan rekor kebobolan paling sedikit Chelsea?” tantang Henry.
“Oke, saya akan memakai jersey Arsenal nomor 14 (nomor yang dipakai Henry, red), juga dengan topinya,” jawab Drogba, penuh percaya diri.
Keduanya berjabat tangan, saling melempar tawa. Namun, pada akhirnya, Drogba-lah yang tertawa paling keras.
Rekor kebobolan paling sedikit Chelsea di era Premier League masih aman. “The Blues” mencatatkan rekor fantastis dengan hanya kebobolan 15 gol pada musim 2004/05, di bawah asuhan pelatih karismatik Jose Mourinho. Chelsea juga berhasil mengangkat trofi juara Liga Inggris pada musim tersebut, setelah penantian panjang selama 50 tahun.




