Chelsea secara resmi menunjuk Liam Rosenior sebagai pelatih/manajer baru mereka, menggantikan Enzo Maresca. Keputusan ini diumumkan pada Selasa, 6 Januari 2026, hanya lima hari setelah Maresca diberhentikan dari posisinya.
Sebelum pengumuman resmi, nama Liam Rosenior telah santer disebut oleh pakar transfer ternama, Fabrizio Romano, sebagai kandidat terkuat untuk mengambil alih kepemimpinan di Stamford Bridge. Meskipun beberapa media di Inggris dan Eropa sempat mengaitkan Chelsea dengan nama-nama besar seperti Xavi Hernandez dan Zinedine Zidane, pilihan akhir klub jatuh pada Rosenior.
Liam Rosenior, yang kini berusia 41 tahun, memiliki darah keturunan Sierra Leone dan berasal dari Inggris. Ia direkrut dari RC Strasbourg, klub yang berlaga di Ligue 1 Prancis.
Baca Juga
Profil Liam Rosenior: Perjalanan Karier dan Pengalaman Melatih
Perjalanan karier Liam Rosenior tidak hanya diwarnai kiprahnya sebagai pemain, tetapi juga perkembangan pesatnya sebagai seorang pelatih.
Karier Sebagai Pemain
Rosenior dikenal sebagai mantan pemain yang pernah memperkuat beberapa klub ternama di Inggris, di antaranya Bristol City, Fulham, Torquay United (pinjaman), Reading, Ipswich Town (pinjaman), Hull City, dan menutup karier bermainnya di Brighton and Hove Albion pada akhir musim 2017/18. Sepanjang kariernya, ia lebih sering berposisi sebagai bek sayap dan mencatatkan penampilan terbanyak bersama Hull City (161 laga), Fulham (92), Reading (69), dan Brighton (51).
Transisi Menjadi Pelatih
Setelah gantung sepatu, Rosenior memulai langkahnya di dunia kepelatihan. Ia sempat menjabat sebagai asisten pelatih tim U23 Brighton, sebelum akhirnya didapuk sebagai pelatih spesialis di tim utama Derby County pada 10 Juli 2019, di bawah kepemimpinan Phillip Cocu.
Peningkatan kariernya berlanjut ketika ia dipromosikan menjadi asisten pelatih pada 15 Januari 2021, mendampingi Wayne Rooney yang menjadi manajer tim. Ketika Rooney memutuskan mundur pada Juni 2022, Rosenior mengambil peran sebagai pelatih interim hingga September 2022.
Debut Sebagai Pelatih Kepala di Hull City
Pada 3 November 2022, Rosenior mengambil tantangan baru sebagai manajer di Hull City. Ini menjadi lembaran pertamanya sebagai pelatih kepala.
Namun, perjalanan kariernya di Hull City harus berakhir pada 7 Mei 2024. Ia diberhentikan oleh manajemen klub karena tim hanya mampu finis di posisi ketujuh, gagal meraih tiket play-off Championship setelah tertinggal tiga poin dari Norwich City.
Kesuksesan Bersama RC Strasbourg
Tak lama menganggur, Rosenior kembali mendapatkan pekerjaan sebagai pelatih Strasbourg pada 25 Juli 2024. Di bawah kepemimpinannya, klub yang dijuluki Le Racing ini berhasil finis di posisi ketujuh klasemen Ligue 1 Prancis pada akhir musim 2024/25.
Posisi tersebut memastikan Strasbourg mendapatkan tiket terakhir menuju kompetisi Eropa, yaitu Liga Conference (UECL) 2025/26. Performa Strasbourg di Liga Conference pun patut diapresiasi. Mereka saat ini memuncaki klasemen fase liga dengan 16 poin dari enam pertandingan, mengungguli tim-tim langganan Eropa seperti Sparta Praha, Shakhtar Donetsk, Fiorentina, dan Dynamo Kyiv.
Kemenangan mengejutkan Strasbourg atas Crystal Palace dengan skor 2-1 pada matchday keempat fase liga turut menjadi sorotan media Eropa. Hal ini dikaitkan dengan beberapa elemen yang mengenal gaya bermain klub Liga Inggris.
Koneksi dengan Chelsea dan Faktor Penentu Penunjukan Rosenior
Penunjukan Liam Rosenior sebagai pelatih Chelsea tidak lepas dari beberapa faktor koneksi kuat yang terjalin, baik secara personal maupun institusional.
Pengaruh dari RC Strasbourg
Koneksi Inggris dengan Strasbourg tidak hanya datang dari Rosenior yang merupakan orang Inggris. Klub ini juga diperkuat oleh mantan pemain Chelsea, Ben Chilwell, dan tiga pemain muda yang dipinjamkan dari Chelsea.
Hubungan erat ini semakin diperkuat oleh aspek kepemilikan klub. Strasbourg dimiliki oleh BlueCo, sebuah perusahaan olahraga multiklub yang didirikan setelah Todd Boehly mengakuisisi Chelsea bersama konsorsiumnya dari Amerika Serikat.
Faktor ini, menurut Fabrizio Romano, diduga berperan besar dalam keputusan manajemen Chelsea untuk memprioritaskan Rosenior dibandingkan kandidat lain yang memiliki pengalaman kepelatihan lebih senior. Rosenior sendiri baru memiliki pengalaman melatih selama kurang lebih tiga tahun, sedikit lebih muda dari Enzo Maresca yang memulai karier sebagai pelatih kepala tim senior pada tahun 2021.
Mengingat Maresca telah meraih tiga gelar juara, termasuk dua untuk Chelsea, dalam empat tahun masa kepelatihannya, menarik untuk menantikan bagaimana kiprah Liam Rosenior bersama “The Blues”.
Jadwal Debut Liam Rosenior
Fabrizio Romano memperkirakan jadwal debut Liam Rosenior sebagai manajer Chelsea.
Debut resminya diprediksi akan terjadi pada laga putaran ketiga Piala FA antara Charlton melawan Chelsea pada Minggu, 11 Januari 2026, dini hari pukul 03.00 WIB.
Sementara itu, untuk pertandingan pekan ke-21 Premier League antara Fulham melawan Chelsea yang dijadwalkan pada Kamis, 8 Januari 2026, dini hari pukul 02.30 WIB, tim diperkirakan masih akan dilatih oleh Calum McFarlane. McFarlane sebelumnya berhasil memimpin The Blues meraih hasil imbang 1-1 melawan Manchester City di Etihad Stadium.




