Red Bull Cliff Diving 2026: Bali Siap Guncang Tebing T-Rex!

Author Image

Ais Nurdin

26 Februari 2026, 15:29 WIB

Indonesia akan menjadi tuan rumah untuk pertama kalinya dalam ajang kompetisi bergengsi Red Bull Cliff Diving World Series pada tahun 2026. Acara internasional ini dijadwalkan berlangsung di Bali pada tanggal 20 hingga 23 Mei 2026.

Dua lokasi spektakuler telah dipilih untuk menggelar kompetisi ini, yaitu Air Terjun Kroya di Kabupaten Buleleng dan Tebing T-Rex di Pantai Keliling, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung. Pemilihan kedua lokasi ini didasarkan pada kekayaan budaya serta keindahan lanskap alamnya yang dramatis, yang dianggap sangat sesuai dengan tema yang ingin diusung pada penyelenggaraan tahun ini.

dunia tujuh kali berturut-turut, Rhiannan Iffland, menyampaikan antusiasmenya mengenai pemilihan sebagai tuan rumah. Ia mengungkapkan bahwa Red Bull Cliff Diving telah membawanya ke berbagai perairan eksotis di dunia, dan tidak hanya menawarkan panorama yang menakjubkan, tetapi juga budaya yang akan memperkaya pengalaman seluruh peserta. Pernyataan ini disampaikan pada Selasa, 24 Februari 2026, seperti dilansir dari antaranews.com.

Kompetisi ini akan diikuti oleh total 24 atlet, baik putra maupun putri, yang berasal dari berbagai negara. Di antaranya adalah perwakilan dari Australia, (AS), Prancis, Kanada, Rumania, dan Meksiko.

Para atlet akan berkompetisi untuk memperebutkan Trofi King Kahekili. Ajang ini juga akan dimeriahkan oleh kehadiran nama-nama besar dalam dunia cliff diving, seperti Gary Hunt dan Constantin Popovici, yang dipastikan akan turut unjuk gigi dalam kompetisi akbar ini.

Tantangan ekstrem akan dihadapi para atlet. Para atlet putra akan melakukan lompatan dari ketinggian 27 meter, sementara atlet putri akan terjun dari ketinggian 21 meter. Perlu dicatat bahwa ketinggian ini hampir tiga kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan standar loncat indah di Olimpiade, menjadikan kompetisi ini sebagai tingkat ekstrem yang sesungguhnya.

Wakil Bupati Klungkung menyambut baik penyelenggaraan kompetisi ini dan memberikan dukungan penuh. Ia melihat ajang ini sebagai langkah strategis untuk pengembangan wisata di Bali. Dalam persiapan hingga pelaksanaan, ia menggandeng Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut (AL) sebagai mitra strategis yang akan mendampingi jalannya acara.

Related Post