Manchester United secara resmi mengumumkan perpisahan dengan pelatih kepala mereka, Ruben Amorim, pada Senin, 5 Januari 2026. Keputusan ini diambil setelah Setan Merah gagal meraih kemenangan dalam laga pekan ke-20 Liga Inggris Premier League melawan Leeds United.
Pertandingan yang digelar di Elland Road pada Minggu, 4 Januari 2026, berakhir dengan skor imbang 1-1. Gol penyama kedudukan bagi Manchester United dicetak oleh Matheus Cunha pada menit ke-65, setelah sebelumnya tim tuan rumah, Leeds United, sempat unggul melalui gol Brenden Aaronson di menit ke-62. Manchester United sendiri memiliki peluang untuk membalikkan keadaan melalui tendangan Benjamin Sesko, namun bola masih melebar.
Keputusan pemecatan ini datang hanya beberapa bulan setelah Amorim ditunjuk pada November 2024. Pihak klub menyatakan bahwa hasil imbang melawan tim juru kunci menjadi titik penentu.
Baca Juga
Manajemen Manchester United merilis pernyataan resmi mengenai pemecatan pelatih asal Portugal tersebut. “Ruben Amorim telah meninggalkan perannya sebagai Pelatih Kepala Manchester United,” demikian bunyi pernyataan tersebut. Klub juga menyoroti pencapaian Amorim yang berhasil membawa tim mencapai final Liga Europa pada Mei 2025.
Alasan di Balik Pemecatan
Keputusan untuk mengakhiri masa bakti Amorim diambil berdasarkan posisi Manchester United di klasemen Liga Premier. Klub saat ini menduduki peringkat keenam, yang dinilai belum memenuhi ekspektasi untuk lolos ke kompetisi Liga Champions musim depan.
“Dengan Manchester United duduk di urutan keenam di Liga Premier, kepemimpinan klub dengan enggan membuat keputusan bahwa inilah waktu yang tepat untuk membuat perubahan,” ungkap Manchester United dalam rilisnya. Klub meyakini bahwa perubahan ini akan memberikan kesempatan terbaik bagi tim untuk meraih posisi yang lebih tinggi di akhir musim.
Meskipun demikian, klub menyampaikan apresiasi atas kontribusi Ruben Amorim dan mendoakan kesuksesan di masa mendatang.
Darren Fletcher Ditunjuk Sebagai Pelatih Interim
Sebagai langkah awal, Darren Fletcher akan mengambil alih tugas sebagai pelatih sementara untuk memimpin Manchester United dalam pertandingan berikutnya. Ia akan mendampingi tim saat bertandang menghadapi Burnley pada Rabu, 7 Januari 2026.
Darren Fletcher bukanlah sosok asing bagi Manchester United. Ia memiliki sejarah panjang bersama klub, menghabiskan 13 tahun sebagai pemain dari tahun 2002 hingga 2015. Setelah pensiun sebagai pemain, Fletcher aktif di dunia kepelatihan di Manchester United.
Sebelumnya, ia pernah menangani tim U-16 dan U-18, serta sempat menjadi bagian dari staf kepelatihan tim utama pada Januari 2021. Ia juga pernah menjabat sebagai Direktur Teknis klub dari Maret 2021 hingga April 2024. Penunjukannya sebagai pelatih interim ini menjadi momen penting baginya dalam memimpin tim senior.
Pertandingan melawan Burnley akan menjadi ujian pertama bagi Fletcher dalam peran barunya ini, yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 8 Januari 2026, dini hari pukul 03.15 WIB.
Kesamaan Nasib dengan Enzo Maresca
Pemecatan Ruben Amorim dari Manchester United menimbulkan kesamaan nasib dengan Enzo Maresca, yang juga diberhentikan dari Chelsea pada Kamis, 1 Januari 2026. Kedua pelatih ini harus kehilangan pekerjaan mereka akibat hasil imbang di pertandingan yang sama-sama krusial.
Chelsea juga mengalami hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth, yang berujung pada pemecatan Maresca. Alasan di balik kedua keputusan tersebut pun identik, yakni kegagalan tim menembus empat besar klasemen Liga Premier, zona aman untuk lolos ke Liga Champions musim depan.
Saat ini, Chelsea menduduki peringkat kelima, sementara Manchester United berada di posisi keenam, dengan raihan poin yang sama, yaitu 31 poin dari 20 pertandingan.
Setelah pemecatan Maresca, Chelsea menunjuk Calum McFarlane sebagai pelatih caretaker. Di bawah asuhannya, Chelsea berhasil meraih hasil imbang 1-1 saat bertandang ke markas Manchester City. Kini, perhatian tertuju pada bagaimana performa Manchester United di bawah kepemimpinan Darren Fletcher setelah kepergian Amorim.




