Euro 5 Balikpapan: Bikin Mesin Mobil ‘Bersih’, Industri Otomotif Makin Maju!

Author Image

Ais Nurdin

20 Januari 2026, 12:39 WIB

Kilang baru Pertamina di Balikpapan mulai memproduksi bahan bakar minyak (BBM) setara Euro 5. Langkah ini dinilai strategis untuk mendorong kemajuan industri otomotif modern dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission Indonesia.

Produksi BBM ramah lingkungan dengan standar setara negara maju ini menunjukkan peningkatan kapabilitas nasional. Pengamat otomotif Bebin Djuana menyambut positif pencapaian tersebut.

“Mata dunia bisa melihat bahwa Indonesia sudah mampu memproduksi BBM setara standar Euro 5 sebagaimana Malaysia dan negara-negara maju lainnya,” ujar Bebin Djuana.

Ia menambahkan, penggunaan BBM Euro 5 berkontribusi pada kebersihan mesin kendaraan dan peningkatan kualitas udara. Sebagai ilustrasi, Bebin menyebut taksi berbahan bakar diesel Euro 5 di Jerman yang tetap bersih meskipun telah menempuh jarak ratusan ribu kilometer.

Bebin Djuana juga menegaskan pentingnya pemerintah menyediakan bahan bakar ramah lingkungan bagi masyarakat. Ia berharap kilang Pertamina lainnya segera mengikuti jejak kilang Balikpapan dalam memproduksi BBM berkualitas tinggi.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Komite Penghapusan Bensin Bertimbel (KPBB), Ahmad Safrudin, menyayangkan lambatnya modernisasi kilang melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Lembaganya terus mendorong penghentian penggunaan BBM berkualitas rendah dan beralih ke bahan bakar yang lebih bersih.

Ahmad Safrudin berharap pemerintahan Prabowo Subianto dapat merealisasikan RDMP secara serius dalam beberapa tahun ke depan. Hal ini demi mewujudkan ketahanan energi nasional sekaligus perbaikan kualitas udara.

Presiden Prabowo Subianto sendiri telah meresmikan proyek RDMP Balikpapan pada Senin (12/1).

Dari sisi lingkungan, operasional kilang baru ini merupakan langkah konkret menuju Net Zero Emission. BBM standar Euro 5 memiliki kemampuan signifikan dalam menekan emisi nitrogen oksida (NOx) dan partikulat. Kedua emisi ini merupakan penyumbang utama polusi udara di perkotaan.

Selain manfaat ekologis, produksi BBM berkualitas tinggi di dalam negeri turut memperkuat kedaulatan energi nasional. Hal ini mengurangi ketergantungan pada impor dan membuka lapangan kerja bagi tenaga ahli lokal.

Langkah ini secara langsung menempatkan Indonesia sejajar dengan negara-negara maju dalam hal standar kualitas bahan bakar dan upaya perlindungan atmosfer.

Related Post