Ambarawa Heboh! Ribuan Bikers Pecahkan Issuda2 Otomodifest 2026

Author Image

Ais Nurdin

18 Januari 2026, 08:50 WIB

AMBARAWA, suaramerdeka.com – Gelaran Issuda2 Otomodifest Contest 2026 yang diadakan di Gedung Pemuda Ambarawa, Sabtu (17/1/2026), berhasil menarik perhatian para pecinta modifikasi sepeda motor dari berbagai penjuru Jawa Tengah. Acara ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus edukasi yang diselenggarakan oleh SMK Islam Sudirman (Issuda) 2 Ambarawa.

Kompetisi ini tidak hanya sekadar ajang pamer kreativitas, tetapi juga bertujuan untuk menggali potensi para modifikator otomotif di Jawa Tengah. Kepala SMK Issuda 2 Ambarawa, Nurdiansyah Achmad Winoto, menyatakan optimisme bahwa kegiatan ini akan menjadi agenda tahunan. Hal ini sejalan dengan pembukaan Penerimaan Siswa Baru (PSB) untuk Jurusan Teknik Sepeda Motor SMK Issuda 2 pada tahun ajaran 2026/2027.

Peserta kompetisi berasal dari berbagai kota seperti Tegal, Pati, Kudus, Kendal, Grobogan, Salatiga, Kota Semarang, dan Kabupaten Semarang. Penilaian dilakukan oleh juri yang kompeten, yaitu jurnalis dari majalah Ototrend.

Ketua panitia, Beta Hendrian, yang juga merupakan guru Teknik Sepeda Motor SMK Issuda 2 Ambarawa, menjelaskan bahwa kompetisi yang baru pertama kali digelar ini melombakan enam kategori. Kategori tersebut meliputi Pure Daily Use, Mio Series, Lokal Plat H, pelajar umum, alumni SMK Issuda 2, dan pelajar SMK Issuda 2 Ambarawa.

Total terdapat 56 peserta yang turut serta dalam berbagai kategori. Kategori pelajar internal, yang mewakili masing-masing kelas, menjadi kategori dengan jumlah peserta terbanyak, yaitu sebanyak 16 motor.

Lebih lanjut, Beta Hendrian menekankan bahwa modifikasi motor harus dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan dan kepatutan. Penilaian dalam kategori daily use, misalnya, mencakup kelengkapan, kesesuaian aksesori dengan fungsi, serta kepatuhan pada spek yang aman dan tidak ekstrem.

“Aksesori juga harus ada fungsinya. Ban kecil secara safety tidak dianjurkan,” ujar Beta Hendrian. Ia menambahkan bahwa ajang ini menjadi momen penting untuk edukasi dan mengarahkan generasi muda pada kegiatan positif yang jauh dari kesan ugal-ugalan di jalan.

Menurut Beta, kegiatan ini merupakan gagasan dari Kepala Sekolah sebagai gebrakan baru untuk lebih memperkenalkan prestasi dan kreativitas SMK Issuda 2.

“Selain jurusan TSM atau Teknik Otomotif yang banyak diminati, sekolah kami sudah lama membuka jurusan TJKT, Broadcast, dan DKV,” papar Beta. Hal ini menunjukkan komitmen sekolah dalam mengembangkan berbagai bidang keahlian.

Related Post