Sorak-sorai suporter menggema di Lapangan Sidolig pada Sabtu, 19 Oktober 2025, saat ribuan penonton memadati tepi lapangan. Mereka mengibarkan bendera dan menyanyikan chant dengan penuh semangat untuk mendukung tim kesayangan mereka dalam laga puncak Liga 4 Piala Bandung Utama.
Pertandingan final yang dinanti-nantikan mempertemukan Riverside Forest melawan Bina Pakuan. Kick-off dimulai tepat pukul 15.00. Sejak menit-menit awal, kedua tim menunjukkan permainan terbuka dan saling menyerang, menciptakan atmosfer pertandingan yang sengit.
Pada akhirnya, Riverside Forest FC berhasil keluar sebagai juara setelah unggul telak dengan skor 5-0. Kemenangan ini mengukuhkan posisi mereka di puncak klasemen, diikuti oleh Bina Pakuan di peringkat kedua, dan Fanshop Academy Football meraih juara ketiga.
Baca Juga
Bagi Rizki Dickatama, kapten tim Riverside Forest FC, kemenangan ini memiliki makna yang sangat mendalam. Ia mengungkapkan rasa luar biasa yang sulit diungkapkan dengan kata-kata atas pencapaian timnya.
“Nggak bisa berkata-kata, rasanya luar biasa banget,” ujar Rizki Dickatama, yang akrab disapa Jae, kepada Ayobandung.com pada Minggu, 19 Oktober 2025.
Mengenai atmosfer pertandingan, Jae memberikan pujian yang setinggi-tingginya. Ia menyatakan bahwa pengalaman bertanding dalam suasana tersebut tidak tertandingi di mana pun di dunia.
“Atmosfernya tidak ada tandingannya dimanapun, di dunia manapun. The best lah, Riverside the best,” katanya dengan antusias.
Di tribun penonton, para pendukung merayakan kemenangan dengan penuh gairah dan rasa bangga. Salah satunya adalah Zahwa Ambon, seorang suporter setia Riverside Forest yang telah mendukung tim tersebut sejak tahun 2021.
“Perasaannya campur aduk, senang, terharu, bangga,” ungkapnya, menggambarkan emosi yang meluap.
Ia menambahkan bahwa pencapaian ini sangat berarti, mengingat timnya belum pernah meraih gelar juara sejak tahun 2021.
“Karena dari 2021 kita belum pernah juara dan alhamdulillah sekali, sangat bersyukur banget,” tuturnya dengan penuh rasa syukur.
Dari sisi penyelenggara, H. Yoko Angga Surya, Ketua Umum PSSI Kota Bandung, mengapresiasi gelaran turnamen ini. Ia melihat acara tersebut sebagai bukti nyata bahwa sepak bola amatir di Bandung masih memiliki semangat dan daya hidup yang tinggi.
“Alhamdulillah antusiasnya luar biasa,” ujarnya, menyampaikan kegembiraannya melihat partisipasi yang besar.
Ia berharap agar klub-klub sepak bola lainnya dapat termotivasi untuk lebih aktif. Peningkatan aktivitas ini diharapkan dapat mendorong perkembangan sepak bola secara keseluruhan, terutama bagi para pemain muda agar lebih giat berlatih.
“Saya berharap klub-klub lain ikut termotivasi untuk lebih aktif dan menggeliat lagi. Terutama untuk pemain muda, semoga dengan ajang seperti ini mereka bisa lebih giat berlatih,” harapnya.
Laga final ini tidak hanya menjadi ajang penentuan gelar juara, tetapi juga sebuah perayaan akbar bagi semangat kebersamaan sepak bola Kota Bandung. Banyak penonton hadir bersama keluarga, membawa spanduk buatan tangan, dan bahkan suporter Riverside Forest FC menggelar Pyro Show sebagai bentuk euforia atas kemenangan tim kesayangan mereka.
Di akhir pertandingan, tim Riverside Forest FC dengan bangga mengangkat trofi juara di tengah lapangan, merayakan kesuksesan mereka bersama para suporter setia yang telah memberikan dukungan tanpa henti.
Kemenangan Riverside Forest ini bukan sekadar pencapaian skor akhir, melainkan sebuah bukti nyata dari kerja keras, dedikasi, dan loyalitas seluruh tim. Sesuai dengan ucapan sang kapten, kemenangan ini dipersembahkan untuk semua yang telah berjuang dan mendukung.
“Ini buat semuanya, Piala untuk Riverside dan suporter semuanya,” tegasnya.




