Manchester City menunjukkan dominasinya dengan kemenangan spektakuler 10-1 atas Exeter City di babak ketiga Piala FA musim 2025/2026. Pertandingan yang digelar di Stadion Etihad pada Sabtu malam, 10 Januari 2026, ini menjadi debut gemilang bagi pemain baru The Citizens, Antoine Semenyo, yang langsung mencetak satu gol dan satu assist.
Laga ini menjadi bukti kekuatan Man City meskipun memainkan banyak pemain pelapis. Tim asuhan Pep Guardiola berhasil mencetak empat gol di babak pertama dan menambah enam gol lagi di babak kedua, sementara Exeter City hanya mampu membalas satu gol hiburan.
Babak Pertama: Serangan Tajam dan Keunggulan 4-0
Gol pertama Man City lahir pada menit ke-12 melalui Max Alleyne yang memanfaatkan umpan sundulan Erling Haaland. Selanjutnya, Rodri menambah keunggulan pada menit ke-24 lewat tendangan keras dari luar kotak penalti setelah Antoine Semenyo menggiring bola dan menciptakan peluang.
Baca Juga
Mendekati akhir babak pertama, Exeter City tanpa sengaja membuat gol bunuh diri melalui Jake Doyle-Hayes yang menyundul bola ke gawang sendiri usai sepak pojok dari sayap kiri. Tak lama kemudian, Jack Fitzwater juga mencetak gol bunuh diri setelah ditekan oleh serangan dari Tijjani Reijnders dan Ryan McAidoo. Skor 4-0 menjadi hasil babak pertama.
Babak Kedua: Ledakan Gol dan Dominasi Mutlak Man City
Memasuki babak kedua, Man City tidak menurunkan tempo. Rico Lewis membuka babak kedua dengan gol cepat menit ke-47 setelah menyambut crossing Semenyo. Semenyo sendiri menambah gol pada menit ke-54 setelah menerima umpan terobosan dari Rayan Cherki.
Tijjani Reijnders memperlebar jarak menjadi 7-0 berkat sepakan melengkung akurat setelah menerima umpan dari Jeremy Doku. Nico O’Reilly dan Ryan McAidoo juga ikut mencatatkan nama di papan skor, masing-masing pada menit ke-79 dan 86, menutup pesta gol menjadi 9-0.
Gol Hiburan Exeter City dan Gol Penutup Man City
Meski tertinggal jauh, Exeter City berhasil mencetak gol hiburan melalui George Birch di menit ke-90 yang menembus pertahanan Man City. Namun, Man City tak mau kalah dan langsung membalas dengan gol kedua Rico Lewis di masa injury time. Skor akhir 10-1 bertahan hingga peluit panjang.
Analisis Performansi dan Strategi Man City
Kemenangan telak ini menunjukkan kedalaman skuad Man City dan kemampuan Pep Guardiola dalam mengoptimalkan pemain pelapis. Pemain seperti Semenyo dan Lewis tampil impresif, memberikan kontribusi besar baik dalam mencetak gol maupun assist.
Strategi serangan cepat dan tekanan tinggi berhasil memaksa Exeter City melakukan kesalahan yang berbuah gol bunuh diri. Dominasi penguasaan bola dan efektivitas penyelesaian akhir menjadi kunci kemenangan besar ini.
Panduan Praktis Mencontoh Taktik Man City
Untuk pelatih amatir atau pemain yang ingin meniru gaya Man City, fokuslah pada:
- Rotasi Pemain: Beri kesempatan pemain pelapis untuk tampil maksimal dengan latihan intensif.
- Tekanan Tinggi: Terapkan pressing ketat sejak lini depan untuk memaksa lawan melakukan kesalahan.
- Pergerakan Dinamis: Latih pemain agar selalu bergerak tanpa bola untuk menciptakan ruang dan peluang.
- Umpan Terobosan: Manfaatkan umpan cepat dan terobosan untuk mengeksploitasi pertahanan lawan yang rapuh.
Studi Kasus: Peran Antoine Semenyo di Debut Man City
Antoine Semenyo, yang baru bergabung dengan Man City, langsung menunjukkan kualitasnya dengan mencetak satu gol dan memberikan satu assist. Penampilannya di lini depan menambah variasi serangan dan memperkuat koordinasi tim.
Semangat dan kontribusinya menjadi contoh bagi pemain baru lain untuk beradaptasi cepat dan memberikan dampak positif. Man City tampak berhasil memaksimalkan potensi pemain muda dan baru yang dimiliki.
Susunan Pemain
Manchester City: James Trafford, Rico Lewis, Khusanov, Alleyne, Nathan Ake (digantikan Mfuni menit 46), Rodri (digantikan O’Reilly menit 46), Semenyo (digantikan Doku menit 64), Cherki, Reijnders, McAidoo, Haaland (digantikan Mukasa menit 46).
Exeter City: Joe Withworth, Ed Turns, Fitzwater, Woodhouse, Oakes, Bierley, Doyle-Hayes, Niskanen, Cole (digantikan Higgins menit 59), Aitchison (digantikan Mendes menit 59), Wareham (digantikan Magennis menit 46).




