Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memastikan bahwa hingga kini belum ada keputusan mengenai pelatih baru untuk tim nasional Indonesia. Keputusan ini diambil menyusul berakhirnya kontrak pelatih sebelumnya, Patrick Kluivert, akibat kegagalan skuad Garuda lolos ke Piala Dunia 2026.
Prioritas utama PSSI saat ini adalah memulihkan citra sepak bola Indonesia di kancah internasional. Hal ini penting mengingat banyaknya isu negatif yang sempat beredar di media global, mulai dari masalah internal tim, pemecatan pelatih, hingga kabar burung tentang kemungkinan Indonesia dan negara lain keluar dari AFC.
“Isu-isu itu menjadi batu sandungan karena turut memengaruhi minat beberapa calon pelatih untuk menangani timnas Indonesia,” ujar Erick Thohir.
Baca Juga
Serangan media sosial terhadap tim pelatih sebelumnya juga menjadi sorotan. Hal ini berdampak buruk pada reputasi sepak bola nasional di mata dunia.
Menanggapi isu nama-nama yang dikabarkan menjadi kandidat pelatih baru seperti Louis van Gaal dan Shin Tae Yong, Erick Thohir membantah keras. Ia menegaskan bahwa kedua pelatih tersebut sudah menjadi bagian dari perjalanan sepak bola Indonesia.
“Saya sudah sampaikan ke media bahwa baik Coach Shin maupun Coach Patrick sudah menjadi bagian dari perjalanan sepak bola Indonesia,” tegas Erick.
PSSI mencari pelatih yang tidak hanya memiliki rekam jejak yang jelas, tetapi juga mampu membawa peningkatan signifikan bagi timnas.
Akibat belum adanya pelatih tetap, timnas senior Indonesia dipastikan absen dalam laga internasional pada FIFA Match Day November dan Desember mendatang.
Sebagai gantinya, PSSI akan memfokuskan perhatian pada timnas U-23 yang dijadwalkan berlaga di SEA Games 2025 Thailand pada Desember. Targetnya adalah mempertahankan medali emas yang diraih sebelumnya.
Erick Thohir juga mengungkapkan harapannya agar beberapa pemain diaspora dapat bergabung memperkuat tim U-23. Namun, ia mengakui hal tersebut belum bisa dipastikan.
“SEA Games tidak termasuk dalam agenda FIFA Match Day, sehingga klub para pemain diaspora tidak berkewajiban melepas mereka. Namun, kami tetap berupaya,” tuturnya.
Dengan demikian, PSSI saat ini memprioritaskan pembenahan fondasi dan citra sepak bola nasional sebelum mengambil langkah besar berikutnya, termasuk dalam penunjukan pelatih kepala timnas senior.




