5 Transfer Pemain Termahal Manchester City di Era Pep Guardiola

Author Image

Mais Nurdin

11 Januari 2026, 14:08 WIB

Sumber: net.id

di bawah arahan terus menunjukkan ambisinya sebagai salah satu klub elit di dunia sepak bola. Salah satu strategi utama mereka adalah dengan melakukan pembelian pemain-pemain berkualitas dengan harga fantastis untuk memperkuat skuad.

Meski demikian, tidak semua pembelian mahal tersebut langsung memberikan dampak besar, bahkan ada yang harus dipinjamkan demi mendapatkan menit bermain lebih banyak. Berikut kami rangkum lima pembelian termahal selama era kepelatihan .

5. Ruben Dias – Proteksi Pertahanan Andal

Pada 2020, Manchester City memboyong dari Benfica dengan mahar sebesar 71 juta Euro atau sekitar Rp 1,3 triliun. Bek asal Portugal ini langsung menjadi andalan lini belakang dan membantu City merebut sejumlah gelar, termasuk .

Keberadaan Dias mengubah dinamika pertahanan City yang sebelumnya sering dianggap rapuh. Dias dikenal dengan kemampuan tekel, intercept, serta kepemimpinan di lapangan yang krusial bagi skuad Guardiola.

4. Antoine Semenyo – Rekrutan Musim Dingin 2026

Pada bursa transfer musim dingin Januari 2026, City mendatangkan dari dengan nilai transfer 72 juta Euro atau setara Rp 1,4 triliun. Pemain muda ini diharapkan mampu menambah opsi serangan dan daya gedor tim di masa depan.

Semenyo dikenal dengan kecepatan dan kekuatannya dalam duel satu lawan satu. Meskipun baru bergabung, dia sudah menunjukkan potensi besar yang membuatnya patut diperhitungkan.

3. Omar Marmoush – Investasi Jangka Panjang

Manchester City membeli Omar Marmoush dari Eintracht Frankfurt pada 2024 dengan harga 75 juta Euro atau sekitar Rp 1,5 triliun. Pemain sayap ini dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat lini serang.

Kecepatan dan kemampuan dribbling Marmoush menjadi nilai plus yang membuat Guardiola tertarik untuk memboyongnya. Ia juga diharapkan bisa menambah variasi serangan dan membantu dalam transisi bertahan ke menyerang.

2. Josko Gvardiol – Pilar Pertahanan Masa Depan

Pada 2023, City mengamankan jasa dari RB Leipzig dengan biaya sebesar 90 juta Euro atau Rp 1,7 triliun. Bek tengah asal Kroasia ini makin memperkuat pertahanan City yang semakin solid.

Gvardiol dikenal sebagai bek modern dengan kemampuan bermain bola yang sangat baik, termasuk distribusi bola dari belakang. Keunggulan fisik dan taktiknya membuatnya menjadi pilihan utama di lini belakang.

1. Jack Grealish – Transfer Termahal dan Situasi Terkini

Transfer termahal yang dilakukan Manchester City di era Pep Guardiola adalah dari Aston Villa pada 2021 dengan nilai mencapai 117 juta Euro atau sekitar Rp 2,2 triliun. Grealish diharapkan menjadi bintang lapangan tengah dengan kreativitas dan visi bermainnya.

Namun, situasinya kini menarik karena Grealish sedang dipinjamkan selama satu musim ke Everton. Pinjaman ini memberi kesempatan baginya untuk mendapatkan waktu bermain lebih banyak dan kemungkinan dipermanenkan oleh Everton sesuai kesepakatan.

Analisis dan Pandangan Masa Depan

Manchester City menunjukkan komitmen besar dalam membangun skuad yang kompetitif dengan mendatangkan pemain-pemain berkualitas meski dengan harga tinggi. Strategi ini berimbas positif pada prestasi klub, termasuk gelar domestik dan ambisi .

Namun, soal pengelolaan pemain, terutama yang belum mendapatkan tempat di tim utama seperti Grealish saat ini, menjadi tantangan tersendiri. Pinjaman pemain dapat menjadi solusi agar aset klub tetap produktif dan nilainya tidak menurun.

Panduan Praktis untuk Penggemar Sepak Bola

  • Ikuti perkembangan secara rutin melalui situs resmi klub dan media terpercaya.
  • Analisis peran dan kontribusi tiap pemain baru untuk memahami strategi tim secara keseluruhan.
  • Perhatikan pola peminjaman pemain sebagai indikasi pengembangan atau restrukturisasi skuad.

Studi Kasus: Dampak Ruben Dias terhadap Manchester City

Sejak kedatangannya, berhasil membawa perubahan signifikan pada lini pertahanan Manchester City. Dalam musim pertamanya, City mencatatkan jumlah kebobolan terendah di . Dias juga menjadi kapten dalam beberapa pertandingan, menunjukkan kepemimpinan yang kuat.

Keberhasilan Dias menjadi contoh nyata bagaimana investasi besar pada pemain bertahan dapat memberikan hasil yang maksimal, memperkuat argumen bahwa pertahanan yang kokoh adalah kunci kesuksesan sebuah tim.

Related Post