Semarang 10K 2025: Sukses Sport Tourism Dongkrak Ekonomi Kota Melalui Kekuatan Gerak

Author Image

Ais Nurdin

16 Januari 2026, 12:25 WIB

Semarang 10K 2025 sukses digelar pada Minggu, 14 Desember, menarik ribuan pelari dari dalam dan luar negeri. Event bergengsi ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana efektif untuk mempromosikan sport tourism dan menggerakkan roda ekonomi Kota Semarang, dengan bank bjb sebagai mitra perbankan resmi.

Ribuan peserta memadati area start sejak pagi, kemudian menyusuri rute lomba yang dirancang khusus melintasi kawasan bersejarah Kota Lama hingga pusat kota. Jalur unik ini menawarkan pengalaman berlari di tengah situs-situs bersejarah yang kaya akan nilai historis, menjadi salah satu daya tarik utama Semarang 10K.

Pembukaan lomba secara simbolis dilakukan oleh Direktur Bisnis Harian Kompas, Lukminto Wibowo, didampingi jajaran direksi bank bjb, yaitu Direktur Pengganti Direktur Utama Ayi Subarna, Direktur Konsumer dan Ritel Nunung Suhartini, serta Direktur Keuangan Hana Dartiwan. Seluruh peserta kemudian dilepas dengan tema “Own The Game”, yang terinspirasi dari karakter dan kekayaan sejarah Kota Semarang.

Rute Semarang 10K dikenal relatif datar dan bebas hambatan lalu lintas, menciptakan kondisi ideal bagi para pelari untuk mencapai rekor pribadi terbaik mereka. Kelancaran dan keamanan acara terjamin berkat pengamanan rute yang ketat, ketersediaan titik hidrasi memadai, serta panduan arah yang jelas.

Dukungan antusias dari warga lokal di sepanjang jalur lomba turut memeriahkan suasana. bank bjb sebagai Official Banking Partner memberikan dukungan komprehensif, termasuk penyediaan layanan perbankan prima dan fasilitas transaksi nontunai di area race village, guna memastikan kelancaran aktivitas finansial peserta dan pengunjung.

Area race village menjadi pusat keramaian, tidak hanya sebagai tempat pemulihan bagi pelari, tetapi juga dimeriahkan oleh beragam aktivitas komunitas dan partisipasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan bank bjb. UMKM tersebut menampilkan kuliner khas dan produk unggulan Kota Semarang, menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta dan pengunjung.

Seorang peserta asal Bandung, Rizal, mengungkapkan apresiasinya terhadap penyelenggaraan acara. “Rute yang disajikan sangat menarik dan suasana lombanya benar-benar meriah. Dukungan fasilitas yang disediakan di sepanjang lomba juga sangat membantu peserta,” ujarnya, menyoroti kualitas penyelenggaraan.

Pemerintah Kota Semarang menyambut baik penyelenggaraan Semarang 10K, menilai event ini memberikan dampak positif signifikan terhadap promosi pariwisata dan pergerakan ekonomi lokal. Ribuan pelari dari luar daerah secara otomatis meningkatkan aktivitas sektor pariwisata dan memberikan keuntungan bagi pelaku UMKM.

Dalam konferensi pers pasca-lomba, Wakil Pemimpin Redaksi Harian Kompas, Adi Prinantyo, mengumumkan data partisipasi yang menggembirakan. Dari sekitar 3.000 pelari terdaftar, 2.760 peserta berhasil memulai start. Tingkat kegagalan finis tercatat di bawah 0,5 persen, menunjukkan kualitas fisik peserta dan kondisi rute yang mendukung.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Semarang, Budi Prakosa, menegaskan bahwa Semarang 10K sejalan dengan upaya pemerintah kota dalam membangun citra Semarang sebagai kota yang sehat, bersih, berdaya saing, dan terbuka untuk kegiatan berskala nasional maupun internasional.

Wakil Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb, Sani Ikhsan Maulana, menambahkan bahwa peningkatan jumlah peserta lari memberikan dampak positif ekonomi lokal yang signifikan. Sektor UMKM dan jasa pariwisata, seperti perhotelan dan transportasi, menjadi penerima manfaat utama. Ia juga mengapresiasi ketertiban lomba dan pengelolaan rute yang sangat baik.

Semarang 10K 2025 ditutup dengan suasana kebersamaan dan kegembiraan di garis finis, di mana para peserta mengabadikan momen pencapaian mereka. Penyelenggara berharap Semarang 10K dapat menjadi agenda tahunan yang konsisten untuk mendorong gaya hidup sehat, memupuk kolaborasi lintas sektor, dan berkontribusi nyata pada pengembangan sport tourism di Kota Semarang.

Related Post