PBSI Semarang Gas Pol: Bidik Emas Porprov 2026!

Author Image

Ais Nurdin

18 Januari 2026, 11:20 WIB

Pengurus Kota (Pengkot) Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Semarang tengah mematangkan strategi pembinaan atlet sebagai persiapan menghadapi agenda besar pada tahun 2026. Salah satu fokus utama adalah kesiapan tim menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII yang akan diselenggarakan di Semarang Raya.

Ketua Umum Pengkot PBSI Semarang, Ahmad Muhaimin, mengungkapkan bahwa tahun 2026 akan menjadi tahun padat dengan berbagai agenda kompetisi. PBSI Semarang telah merancang kalender turnamen yang meliputi Kejurkot pada bulan Juni, USM Open di bulan April, serta Piala Rektor USM pada bulan November. Selain itu, sejumlah turnamen tingkat pelajar seperti Loyola Cup dan Udinus Cup juga dijadwalkan di awal tahun. Pelaksanaan penataran wasit tingkat kota juga menjadi agenda penting yang akan kembali digelar.

Pematangan strategi ini dilakukan dalam forum Musyawarah Kerja Kota (Muskerkot) yang berlangsung di Universitas Semarang (USM) pada Kamis, 8 Januari 2026. Muskerkot ini bukan sekadar acara rutin organisasi, melainkan sebuah instrumen krusial untuk memastikan keberlanjutan program pembinaan dan kompetisi.

Ahmad Muhaimin menekankan pentingnya Muskerkot sebagai amanat Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) PBSI. Melalui forum ini, evaluasi program tahun 2025 dilakukan dan langkah-langkah strategis disusun untuk memperkuat pembinaan, kompetisi, serta soliditas organisasi PBSI Semarang di tahun 2026.

“Muskerkot ini adalah amanat AD/ART PBSI. Melalui forum ini kami mengevaluasi program 2025 dan menyusun langkah strategis agar pembinaan, kompetisi, dan organisasi PBSI Semarang semakin solid pada 2026,” ujar Muhaimin di Semarang, Sabtu (10/1/2025).

Ia mengapresiasi sinergi yang terjalin antara seluruh elemen yang berkontribusi dalam pengembangan bulu tangkis di Kota Semarang. Dukungan dari pengurus, klub, KONI, hingga Disporapar Kota Semarang menjadi pondasi penting dalam upaya ini.

Lebih lanjut, Muhaimin menjelaskan bahwa selain Kejurkot dan Piala Rektor USM, PBSI Semarang juga berpartisipasi dalam berbagai kejuaraan lain. Ini mencakup kompetisi antarpelajar, antarinstansi, hingga kejuaraan beregu. Di bidang perwasitan, fokus diarahkan pada peningkatan kompetensi melalui penataran, penugasan yang terstruktur, serta pendataan wasit aktif yang bersertifikat.

Dalam hal pembinaan prestasi, persiapan menuju Porprov Jawa Tengah menjadi prioritas utama. Bidang Pembinaan Prestasi, yang dipimpin oleh Setyo Purwanto, berencana menggelar penataran bagi pelatih teknik dan fisik. Selain itu, optimalisasi program latihan untuk atlet dari berbagai kelompok usia juga akan terus dilakukan.

“Kami menyiapkan atlet sejak dini hingga remaja, termasuk melalui latihan bersama dengan sistem home and away. Target kami tentu meraih hasil terbaik di Porprov nanti,” tegas Setyo Purwanto.

Penguatan organisasi juga menjadi sorotan penting. Bidang Organisasi, yang diketuai oleh Sukimin, akan melaksanakan pendataan ulang terhadap klub-klub bulu tangkis yang ada di Kota Semarang.

“Kami akan memetakan klub yang aktif dan tidak aktif, lalu membangun komunikasi agar klub yang pasif bisa kembali melakukan pembinaan dan aktif mengirim atlet ke kejuaraan,” ujar Sukimin.

Related Post