Kudus Jadi Tuan Rumah Kejurprov Xiangqi 2026, Perebutan Piala Bupati Memanas!

Author Image

Ais Nurdin

18 Januari 2026, 16:20 WIB

Kabupaten Kudus akan kembali menjadi tuan rumah ajang olahraga bergengsi di tingkat provinsi. Kali ini, Kota Kretek terpilih sebagai lokasi Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Xiangqi Jawa Tengah 2026, yang dijadwalkan berlangsung pada 25 Januari 2026. Pertandingan akan memperebutkan gelar juara di Pendopo Kantor Bupati Kudus.

Kejurprov Xiangqi Jateng 2026 ini akan menggelar kompetisi di 10 kategori berbeda, mencakup jenjang usia mulai dari tingkat sekolah dasar hingga kategori senior.

Tak hanya memperebutkan medali dan piala Kejurprov, para peserta juga akan bersaing untuk mendapatkan hadiah pembinaan yang totalnya mencapai belasan juta rupiah.

Kompetisi paling sengit diprediksi akan terjadi pada kategori senior. Hal ini dikarenakan selain hadiah pembinaan, para peserta juga akan berjuang memperebutkan piala bergilir Bupati Kudus, sebuah simbol prestisius antar-daerah di Jawa Tengah.

Meskipun xiangqi tergolong cabang olahraga yang relatif baru di Kudus, perkembangannya menunjukkan tren yang sangat pesat. Pengurus Kabupaten Persatuan Xiangqi (Pexi) Kudus sendiri baru terbentuk beberapa bulan terakhir.

Namun, antusiasme masyarakat terhadap olahraga ini dinilai sangat tinggi, menandakan potensi besar untuk pengembangan xiangqi di wilayah tersebut.

Kunci Perkembangan Pesat Xiangqi di Kudus

Ketua Panitia Kejurprov Xiangqi Jateng 2026, yang juga menjabat sebagai Ketua Pexi Kudus, Priskilla, mengungkapkan bahwa sosialisasi yang masif ke berbagai sekolah menjadi faktor utama percepatan pertumbuhan olahraga ini.

Priskilla, yang akrab disapa Lala, menjelaskan bahwa melalui program pembinaan dan sosialisasi yang rutin dilaksanakan di sekolah-sekolah, xiangqi mulai dikenal luas oleh masyarakat.

Ia menambahkan bahwa setiap turnamen bulanan yang diselenggarakan oleh Pexi Kudus selalu mendapatkan respons positif dengan partisipasi yang tinggi dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar hingga masyarakat umum.

“Melalui pembinaan dan sosialisasi rutin ke sekolah, xiangqi mulai dikenal luas. Setiap turnamen bulanan yang kami gelar selalu diikuti banyak peserta, dari pelajar hingga umum,” ujarnya, pada Selasa (6/1/2026).

Untuk Kejurprov mendatang, Priskilla memastikan bahwa peserta akan datang dari seluruh kabupaten dan kota yang ada di Jawa Tengah, menunjukkan jangkauan kompetisi yang luas.

“Kami berharap Kejurprov ini berjalan lancar, meriah, dan Kudus bisa sukses sebagai tuan rumah, sukses penyelenggaraan, serta sukses prestasi,” tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa Kudus memiliki pengalaman dalam menjadi tuan rumah kejuaraan serupa. Pada tahun 2016, daerah ini juga pernah menyelenggarakan Kejurprov Xiangqi, sehingga dari sisi persiapan dan pengalaman, Kudus dinilai cukup siap untuk menjadi tuan rumah kembali.

Kategori yang akan dipertandingkan dalam Kejurprov Xiangqi Jateng 2026 meliputi senior putra dan putri, SMA putra dan putri, SMP putra dan putri, serta SD kelas 4-6 putra dan putri, dan SD kelas 1-3 putra dan putri.

Dengan kelengkapan jenjang usia yang dipertandingkan, Kejurprov ini diharapkan dapat menjadi ajang pembinaan atlet xiangqi yang efektif sekaligus wadah regenerasi atlet sejak usia dini.

Olahraga yang dulunya mungkin dianggap asing, kini xiangqi mulai mendapatkan tempat yang lebih luas di tengah masyarakat.

Pelaksanaan Kejurprov Xiangqi Jateng 2026 di pendopo bupati, diikuti oleh ratusan atlet, dan memperebutkan gelar dengan gengsi tinggi, menjadi bukti nyata bahwa cabang olahraga xiangqi kini tengah naik daun dan semakin populer di Jawa Tengah.

Related Post