Dunia sepak bola Inggris berduka atas kepergian Martin Chivers, legenda Tottenham Hotspur, yang meninggal dunia pada usia 80 tahun. Kabar duka ini diumumkan langsung oleh klub yang membesarkan namanya.
Chivers, yang semasa mudanya dijuluki “Rolls-Royce” oleh orang-orang terdekatnya, meninggalkan warisan yang mendalam di kancah sepak bola. Kepergiannya menjadi pukulan berat bagi Tottenham Hotspur dan para penggemarnya.
Tottenham Hotspur menyampaikan rasa sedih yang mendalam atas kepergian striker legendaris mereka. Klub berterima kasih atas kontribusi Chivers dan menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga, teman, dan mantan rekan setimnya.
Baca Juga
“It is with immense sadness that we announce the passing of our legendary former striker, Martin Chivers,” demikian bunyi pernyataan resmi klub yang dibagikan melalui Instagram @spursofficial.
Seluruh keluarga besar Tottenham Hotspur merasakan kehilangan yang luar biasa. Klub berupaya mengenang jasa Chivers dengan berbagai cara.
“We extend our deepest sympathies to Martin’s family, friends and former team-mates at this incredibly sad time,” lanjut @spursofficial.
Sebagai bentuk penghormatan dan duka cita, para pemain Tottenham Hotspur mengenakan ban lengan hitam dalam pertandingan melawan AFC Bournemouth.
Langkah ini diambil untuk menunjukkan rasa kehilangan yang mendalam atas berpulangnya salah satu pemain terbaik sepanjang masa bagi klub.
“Our players will wear black armbands during this evening’s fixture against AFC Bournemouth,” tulis @spursofficial.
Klub menegaskan bahwa Martin Chivers adalah aset berharga bagi sejarah mereka.
“Rest in peace, Martin. One of the all-time greats,” tutup @spursofficial.
Karier Gemilang Martin Chivers
Martin Chivers dikenal tidak hanya karena ketajamannya di depan gawang, tetapi juga karena postur tubuhnya yang tinggi dan kekuatan fisiknya yang prima. Kecepatan dan tekniknya yang halus membuatnya layak mendapatkan julukan “Rolls-Royce”, sebuah pujian yang diberikan oleh mantan rekannya, Steve Archibald.
Sebelum berseragam Tottenham Hotspur, Chivers sempat menimba ilmu dan mengasah kemampuannya di klub Southampton. Periode ini menjadi batu loncatan penting dalam karier sepak bolanya.
Perjalanan Karier di Southampton
Selama membela Southampton dari tahun 1962 hingga 1968, Chivers menunjukkan performa yang impresif. Ia tampil dalam 189 pertandingan dan berhasil mencetak 106 gol. Puncaknya, pada tahun 1966, ia turut berperan dalam promosi tim ke divisi satu.
Puncak Karier di Tottenham Hotspur
Tahun 1968 menandai babak baru dalam karier Chivers ketika ia bergabung dengan Tottenham Hotspur. Di klub inilah namanya semakin dikenal luas sebagai striker papan atas.
Dari tahun 1968 hingga 1976, Chivers mencatatkan 367 penampilan untuk Tottenham dan mengukir 174 gol. Bersama Spurs, ia meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk UEFA Cup pada tahun 1972, serta dua gelar Piala Liga pada tahun 1971 dan 1973.
Kontribusi untuk Tim Nasional Inggris
Tak hanya di level klub, Chivers juga memberikan kontribusinya untuk Tim Nasional Inggris. Ia membela The Three Lions dari tahun 1971 hingga 1973, dengan 24 penampilan dan 13 gol. Rasio golnya yang mencapai 0,54 per laga menunjukkan ketajamannya sebagai seorang penyerang.
Berpulangnya Martin Chivers merupakan kehilangan besar bagi dunia sepak bola. Kisah kariernya yang gemilang dan prestasinya akan selalu dikenang.




