Menyongsong kompetisi Proliga 2026, tim voli putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) memulai persiapan matang dengan status sebagai juara bertahan. Ambisi untuk mempertahankan gelar juara mendorong tim ini untuk memperkuat fondasi di berbagai lini, mulai dari komposisi pemain, jajaran pelatih, hingga kesiapan teknis operasional tim.
Chef de Mission Jakarta Pertamina Enduro, Werry Prayogi, menekankan bahwa Proliga 2026 akan menjadi tolok ukur konsistensi performa tim sebagai pemegang titel juara bertahan. Tiga gelar juara berturut-turut yang telah diraih JPE selalu menaikkan ekspektasi yang tinggi di setiap musim kompetisi.
“Jakarta Pertamina Enduro selalu membawa ekspektasi tinggi di setiap musim, terlebih dengan pencapaian tiga kali gelar juara. Oleh karena itu, pada musim ini kami fokus pada penguatan komposisi tim, peningkatan kualitas latihan, serta manajemen tim yang lebih matang agar tetap kompetitif di level tertinggi,” ujar Werry Prayogi dalam keterangan resminya.
Baca Juga
Skuad JPE untuk Proliga 2026 diperkuat oleh 19 pemain, terdiri dari 17 pemain lokal dan dua pemain asing yang memiliki jam terbang tinggi. Nama-nama pemain lokal yang patut diperhitungkan antara lain Megawati Hangestri Pertiwi dan Tisya Amallya Putri, yang akan berkolaborasi dengan dua pemain asing pilihan, Iana Shcherban dan Wilma Salas.
Posisi kapten tim masih dipercayakan kepada Tisya Amallya Putri, yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam menjaga kekompakan dan komunikasi tim di lapangan selama pertandingan krusial.
Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Putri, Bülent Karslıoğlu, menyoroti peran krusial dukungan dari Pertamina Patra Niaga dalam persiapan tim menghadapi panjangnya kompetisi Proliga 2026 yang dikenal sangat ketat. Kesiapan fisik yang prima, kedalaman skuat yang mumpuni, serta kemampuan dalam mengelola tekanan pertandingan menjadi prioritas utama dalam agenda latihan tim.
“Proliga adalah kompetisi yang menuntut kesiapan dari awal hingga akhir musim. Kami mempersiapkan tim secara menyeluruh dengan fokus pada fisik, disiplin bermain, dan kerja sama tim agar dapat tampil stabil di setiap pertandingan,” jelas Bülent Karslıoğlu saat sesi Konferensi Pers Pengenalan Tim Jakarta Pertamina Enduro.
Megawati Hangestri Pertiwi, salah satu pemain kunci, mengungkapkan rasa bangganya dapat kembali mengenakan seragam Jakarta Pertamina Enduro. Ia memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tim ini, yang telah menjadi saksi perjalanan kariernya di Proliga sejak debutnya pada tahun 2015 saat tim masih bernama Jakarta Pertamina Energi.
“Tim ini memiliki arti yang sangat spesial bagi saya. Di sinilah saya pertama kali memulai perjalanan di Proliga pada 2015, saat tim ini masih bernama Jakarta Pertamina Energi. Karena itu, ketika ada kesempatan untuk kembali, saya merasa ini adalah keputusan yang tepat,” ungkap Megawati Hangestri.
Dukungan berkelanjutan dari Pertamina Patra Niaga dan Pertamina Lubricants menjadi motor penggerak utama bagi Jakarta Pertamina Enduro dalam mengarungi Proliga 2026.
Pertamina Patra Niaga menunjukkan komitmennya sebagai bagian integral dari Pertamina Group dalam upaya pembinaan prestasi olahraga nasional. Dukungan ini juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme dan daya saing para atlet voli Indonesia di kancah kompetisi tertinggi.
Keikutsertaan JPE di Proliga tidak hanya dipandang sebagai partisipasi dalam sebuah turnamen, melainkan juga sebagai bagian dari komitmen Pertamina Group untuk turut serta dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat, kompetitif, dan berorientasi pada pengembangan jangka panjang.
Direktur Pemasaran Regional Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menegaskan bahwa dukungan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam memajukan prestasi olahraga nasional yang dikelola secara profesional dan terukur.
“Sebagai juara bertahan, Jakarta Pertamina Enduro (Putri) menghadapi tantangan yang semakin kompetitif di Proliga 2026. Pertamina Patra Niaga mendukung tim untuk mempersiapkan diri secara menyeluruh agar mampu tampil optimal sepanjang musim dan bersaing di level tertinggi,” ujar Eko Ricky Susanto.




