AFC Futsal Asian Cup telah lama menjadi panggung utama yang membuktikan supremasi kekuatan futsal di Asia. Sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 1999, turnamen ini secara konsisten menunjukkan dominasi beberapa negara, yang menegaskan betapa ketatnya persaingan di level elite benua.
Hingga edisi terbaru, hanya segelintir negara yang berhasil mengukir sejarah sebagai juara. Fakta ini semakin mempertegas bahwa persaingan di kompetisi futsal tertinggi Asia memang sangatlah kompetitif dan hanya dihuni oleh tim-tim terbaik.
Iran: Sang Raja Futsal Asia dengan 13 Gelar Juara
Baca Juga
Dominasi tak tertandingi di AFC Futsal Asian Cup dipegang teguh oleh Iran. Tim Melli, julukan timnas futsal Iran, telah berhasil mengoleksi rekor fantastis dengan 13 gelar juara. Keberhasilan ini diraih secara konsisten lintas generasi tim, membuktikan kedalaman dan kekuatan program futsal Iran.
Rangkaian gelar juara Iran membentang dari awal sejarah turnamen hingga edisi terbaru tahun 2024. Mereka menjelma menjadi simbol supremasi futsal Asia, sekaligus menjadi kekuatan utama di kancah AFC. Stabilitas performa Iran juga tercermin dari posisi mereka yang selalu berada di papan atas futsal dunia.
Jepang: Satu-satunya Penantang Dominasi Iran
Di antara kekuatan futsal Asia, hanya Jepang yang mampu mematahkan dominasi Iran. Negeri Matahari Terbit ini berhasil mengumpulkan empat gelar juara, menjadikannya satu-satunya negara selain Iran yang mampu meraih podium tertinggi lebih dari sekali.
Konsistensi Jepang dalam membangun permainan kolektif yang solid menjadi kunci keberhasilan mereka. Kemampuan ini membuat tim Samurai Biru secara rutin menjadi wakil Asia yang tangguh di Piala Dunia Futsal.
Negara Lainnya Berusaha Meraih Gelar
Sementara itu, negara-negara lain seperti Uzbekistan, Thailand, Korea Selatan, dan Kazakhstan menunjukkan potensi mereka dengan seringkali tampil sebagai tim kuat. Namun, hingga kini, mereka hanya mampu mendekati gelar juara tanpa pernah berhasil mengangkat trofi AFC Futsal Asian Cup.
Data historis ini secara tegas menggarisbawahi bahwa peta kekuatan futsal Asia masih terpusat pada beberapa negara elite. Hingga saat ini, Iran masih kokoh berdiri sebagai penguasa futsal Asia, dengan keunggulan gelar yang belum mampu ditandingi oleh negara lain.




