Ajang Piala AFF Futsal, yang selalu menjadi magnet bagi penggemar olahraga di Asia Tenggara, kembali menyita perhatian. Namun, kali ini bukan hanya karena aksi-aksi memukau di lapangan, melainkan juga sorotan tajam terhadap jalannya pertandingan yang dinilai sudah di luar batas.
Seorang tokoh penting di dunia futsal, Hector Souto, melontarkan kritik pedasnya. Pelatih asal Spanyol itu menyatakan keprihatinannya atas intensitas permainan di Piala AFF Futsal 2026 yang dianggapnya cenderung kasar dan menjurus pada kekerasan fisik.
Hector Souto: Futsal Bukan Rugbi!
Souto secara lugas mengungkapkan bahwa gelaran turnamen tersebut terasa terlalu keras. Dalam pandangannya, aspek fisik dalam pertandingan sudah melebihi batas yang wajar untuk sebuah pertandingan futsal, yang seharusnya mengedepankan kecepatan dan teknik.
Baca Juga
Ia juga mendesak para pengadil lapangan untuk mengambil tindakan lebih tegas. “Ini bukan rugbi,” tegas Souto, mengingatkan bahwa olahraga futsal memiliki aturan dan karakteristiknya sendiri yang jauh berbeda dari olahraga kontak fisik seperti rugbi. Menurutnya, kepemimpinan wasit yang kurang sigap telah membiarkan permainan menjadi terlalu agresif.
Kritik ini diharapkan menjadi alarm bagi penyelenggara dan korps wasit agar lebih jeli dalam memimpin pertandingan, memastikan sportivitas tetap terjaga, dan menjaga esensi futsal sebagai olahraga yang mengandalkan kecepatan, teknik, dan strategi, bukan adu fisik semata.




