Erick Thohir Murka: Pelaku Pelecehan Atlet Terancam Larangan Seumur Hidup!

Author Image

Mais Nurdin

12 Maret 2026, 23:29 WIB

– Dunia tengah diguncang isu serius terkait dugaan kekerasan dan pelecehan seksual terhadap atlet. Menanggapi hal tersebut, Menteri Pemuda dan (Menpora) RI, Erick Thohir, memberikan pernyataan tegas. Ia memastikan pemerintah tidak akan menoleransi segala bentuk tindakan asusila yang mencederai martabat para pejuang olahraga tanah air.

Erick menegaskan bahwa atlet adalah aset bangsa yang telah menempuh pengorbanan luar biasa, mulai dari mengesampingkan pendidikan formal hingga menguras keringat dalam latihan demi mengharumkan nama . Oleh karena itu, ia menilai tindakan kekerasan terhadap mereka merupakan perbuatan yang sangat keji dan tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.

Respons Cepat Kemenpora terhadap Kasus Kekerasan

Sejak menerima laporan mengenai dugaan pelecehan di lingkungan olahraga, langsung bergerak cepat. Meski tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam setiap proses penyelidikan, Erick memastikan bahwa penegakan hukum tetap menjadi prioritas utama bagi setiap pelanggaran yang memiliki unsur pidana.

Ketegasan Terhadap Oknum Pelaku

Dalam perayaan HUT ke-74 Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) di Ritz-Carlton, , Rabu (11/3/2026), Erick menyebut tindakan tersebut sebagai perilaku yang "jahanam". Ia menekankan bahwa jika oknum terbukti bersalah, berat harus dijatuhkan.

  • Administratif: Larangan beraktivitas di dunia olahraga seumur hidup bagi pelaku yang terbukti bersalah.
  • Proses Hukum: Mendorong aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas setiap unsur pidana yang terjadi.
  • Reformasi Sistem: Mewajibkan seluruh federasi olahraga memperkuat protokol perlindungan atlet di lingkungan latihan maupun kompetisi.

Empati Sebagai Orang Tua

Sebagai seorang ayah, Erick mengaku memiliki kepedulian personal terhadap isu ini. Ia membayangkan posisi orang tua yang anaknya menjadi korban, sehingga ia menuntut perlindungan maksimal bagi seluruh atlet agar mereka merasa aman saat berjuang di arena. "Saya juga punya anak perempuan, jadi perlindungan seperti ini harus benar-benar maksimal," ungkapnya.

Sinergi Pemerintah dan NOC Indonesia

Erick Thohir menegaskan bahwa pihaknya memiliki satu visi yang sama dengan NOC Indonesia dalam menciptakan ekosistem olahraga yang bersih dan transparan. Sebagai pimpinan, ia berkomitmen untuk memastikan setiap sudut dunia olahraga terbebas dari praktik-praktik kotor yang merusak mentalitas atlet.

Dukungan Kesejahteraan dari Presiden Prabowo

Di luar isu perlindungan, Menpora juga memaparkan komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan taraf hidup atlet. Pemerintah tidak ingin para atlet hanya dimanfaatkan tenaganya, tetapi juga diperhatikan masa depannya.

  • Bonus Prestasi: Pemberian apresiasi finansial bagi atlet yang berprestasi.

Related Post