Eksklusif: John Herdman Resmi Latih Timnas Indonesia, PSSI Bidik Peringkat Dunia

Author Image

Ais Nurdin

16 Januari 2026, 10:25 WIB

Setelah penantian panjang dan beragam spekulasi, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) akhirnya mengumumkan sosok nahkoda baru bagi Timnas Indonesia. Pengumuman resmi dilakukan pada Selasa pagi, 13 Januari 2026, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih teranyar skuad Garuda.

Pria asal Inggris ini tampil memukau saat memasuki ballroom hotel, mengenakan setelan jas hitam yang elegan. Di usianya yang ke-50 tahun, Herdman memancarkan aura kepemimpinan yang kuat, siap mengemban tugas berat di Asia Tenggara.

Tak hanya hadir sendirian, John Herdman juga didampingi oleh keluarga tercintanya, termasuk istri dan anak-anak. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan moral bagi sang pelatih dalam memulai babak baru kariernya di Indonesia.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memimpin langsung acara peresmian ini. Kehadirannya menegaskan betapa pentingnya penunjukan John Herdman bagi masa depan sepak bola Indonesia.

Acara ini juga dihadiri oleh jajaran petinggi federasi lainnya, seperti Zainudin Amali dan Yunus Nusi, yang turut menjadi saksi momen bersejarah bagi tim nasional.

John Herdman tidak hanya datang untuk melatih, tetapi juga membawa visi yang matang. Dalam pidato sambutannya, ia mengungkapkan antusiasme yang besar untuk segera memulai pekerjaan.

Ia menekankan bahwa kolaborasi ini akan menjadi sebuah rencana besar yang menantang, di mana seluruh pihak diharapkan bersatu demi mencapai target-target luar biasa.

Herdman menyampaikan optimisme tinggi terhadap peluang Indonesia. Ia meyakini masyarakat Indonesia layak melihat tim kebanggaan mereka bersaing di level tertinggi sepak bola global.

Pelatih yang lahir di Newcastle ini mengaku telah lama mencari tantangan yang tepat, dan ia merasa Indonesia adalah tempat yang selama ini dicarinya.

Ia bertekad menularkan budaya kerja keras dan semangat membara yang ia bawa dari kota kelahirannya ke dalam permainan tim nasional.

“Saya ingin menerapkan prinsip disiplin kerja yang kuat dan semangat membara layaknya atmosfer di kota Newcastle, Inggris, tempat asal saya,” ujar pria yang pernah menukangi timnas Kanada tersebut.

“Saya merasakan gairah sepak bola yang sama setiap kali menyaksikan tim Garuda bertanding beserta basis pendukungnya yang luar biasa,” lanjutnya.

PSSI tidak sembarangan dalam memilih pengganti. Latar belakang dan rekam jejak John Herdman menjadi alasan utama federasi menjatuhkan pilihan kepadanya.

Sebelum tiba di Indonesia, Herdman telah mengukir prestasi gemilang di kancah sepak bola global.

Prestasi paling menonjol dari Herdman adalah keberhasilannya membawa tim nasional Kanada menembus putaran final Piala Dunia antara tahun 2018 hingga 2023.

Setelah sukses bersama Kanada, ia sempat melatih klub MLS, Toronto FC, sebelum akhirnya menerima tawaran besar untuk memimpin Timnas Indonesia.

Pengalaman Herdman dalam membawa tim dari level menengah menuju elite dunia diharapkan dapat menular ke skuad Garuda.

Untuk mendukung kinerja John Herdman, PSSI juga mendatangkan Cesar Meylan, seorang pakar kebugaran berpengalaman dari Kanada.

Cesar Meylan akan bertugas sebagai asisten pelatih dengan tanggung jawab penuh dalam meningkatkan aspek fisik dan stamina para pemain.

Kombinasi taktik Herdman dan metode kebugaran Meylan diharapkan dapat menciptakan tim yang cerdas secara taktik dan tangguh secara fisik selama 90 menit pertandingan.

Drama Penundaan dan Tantangan Adaptasi Cuaca

Peresmian John Herdman sempat mengalami sedikit penundaan. Awalnya, PSSI merencanakan pengenalan pelatih baru pada Senin, 12 Januari 2026.

Namun, agenda penting tersebut terpaksa digeser keesokan harinya oleh otoritas tertinggi sepak bola tanah air.

Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, menjelaskan bahwa penundaan terjadi murni karena alasan kesehatan.

Perjalanan udara yang panjang dari Amerika Serikat ke Indonesia dan perbedaan iklim yang ekstrem diduga menjadi penyebab menurunnya kondisi fisik Herdman sesaat setelah mendarat.

“Kami menjadwalkan acara besok (hari ini) pada pukul 09.00 di Hotel Mulia,” jelas Sumardji saat memberikan konfirmasi resmi kepada awak media.

Perwakilan Komite Eksekutif (Exco) PSSI juga memberikan penjelasan tambahan mengenai kondisi pelatih baru tersebut.

“Keadaan beliau saat ini sedang kurang sehat. Kami menduga hal ini terjadi karena faktor penyesuaian cuaca saja,” ungkap salah satu anggota Exco PSSI.

Setelah beristirahat cukup, Herdman akhirnya tampil dalam kondisi fit pada acara peresmian yang digelar terbuka bagi awak media pada Selasa pagi, 13 Januari 2026.

Kursi pelatih kepala Timnas Indonesia memang telah kosong cukup lama sejak Oktober 2025. Kekosongan ini terjadi setelah PSSI mengakhiri kontrak dengan pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert.

Keputusan tersebut diambil pasca kegagalan Indonesia dalam fase kualifikasi Piala Dunia 2026, yang dinilai tidak memenuhi target federasi.

Absennya pelatih definitif membuat tim senior terpaksa melewati agenda pertandingan resmi FIFA pada bulan November tanpa aktivitas.

Kini, dengan kehadiran John Herdman sebagai pelatih Timnas Indonesia, teka-teki mengenai masa depan tim nasional telah terjawab.

Related Post